Loading

Ketik untuk mencari

Eropa Iran

Tiga Negara Eropa Kecam Keputusan Baru AS Stop Pelonggaran Sanksi Atas Iran

Tiga Negara Eropa Kecam Keputusan Baru AS Stop Pelonggaran Sanksi Atas Iran

POROS PERLAWANAN – Tiga negara anggota JCPOA, yaitu Jerman, Inggris, dan Prancis mengkritik keputusan AS untuk mengakhiri pelonggaran sanksi nuklir Iran.

Dikutip Tasnim dari Reuters, negara-negara ini menyatakan keprihatinan atas penghapusan kelonggaran sanksi tersebut, yang memungkinkan negara-negara lain menjalin kerjasama nuklir dengan Teheran.

“Kami sangat menyesalkan keputusan AS untuk mengakhiri 3 kelonggaran sanksi atas Iran,” demikian disebutkan dalam statemen gabungan Jerman, Prancis, dan Inggris.

“Tiga proyek yang didukung Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB ini melayani kepentingan program larangan penyebaran senjata nuklir. Proyek-proyek ini meyakinkan dunia internasional bahwa aktivitas nuklir Iran benar-benar bertujuan damai.”

Pelonggaran sanksi ini memberi keleluasaan kepada korporasi Rusia, China, dan Eropa untuk bekerja sama dengan Iran. Kerja sama ini dalam bentuk perancangan ulang reaktor air berat Arak, pemenuhan kebutuhan uranium yang telah dikayakan untuk reaktor riset Teheran, dan distribusi bahan bakar nuklir ke luar Iran.

Menlu AS Mike Pompeo pada hari Rabu 27 Mei mengumumkan, kelonggaran sanksi Iran terkait JCPOA akan berakhir dua bulan lagi dan tak akan diperpanjang.

Pompeo menyebut Iran telah meningkatkan program dan aktivitas nuklirnya. Langkah Iran ini, kata Pompeo, hanya akan menambah tekanan Washington atas Teheran.

Sejak keluar dari JCPOA pada tahun 2018, AS telah memberlakukan berbagai sanksi atas sektor-sektor ekonomi Iran. Washington bahkan juga menjatuhkan sanksi kepada individu dan korporasi asing, dengan dalih bahwa mereka menjalin kerjasama dengan Teheran.

Di sisi lain, para pakar AS dan lembaga-lembaga internasional mengakui, sanksi-sanksi AS atas ekonomi Iran sudah “mentok.” Dengan demikian, AS dianggap sudah tak punya senjata sanksi lain untuk menekan ekonomi Iran.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *