Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Yaman: Ingkari Kesepakatan, Saudi Belum Bebaskan Semua Tahanan

Yaman: Ingkari Kesepakatan, Saudi Belum Bebaskan Semua Tahanan

POROS PERLAWANAN – Anggota Dewan Politik Tertinggi Yaman, Mohammad Ali Al-Houthi membenarkan, pihaknya belum menerima tanggapan Arab Saudi, terkait pembebasan sisa tahanan yang telah disepakati dalam pertemuan Yordania. Dia berharap, kesepakatan itu terealisasi Sabtu 4 April, hari ini.

Dalam sebuah tweet, Jumat kemarin, Al-Houthi mengatakan, “Sampai hari ini, Jumat, kami belum menerima pembebasan tahanan yang disepakati di bawah naungan PBB di Yordania. Kami berharap, Sabtu besok, semua sudah terealisasi. Saudi hanya membebaskan 170 tahanan dari total yang disepakati.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis, Front perlawanan Houthi siap memulai pertukaran tahanan, sebagaimana kesepakatan Yordania. Mereka menyalahkan negara-negara musuh yang berkedok Koalisi Internasional; Amerika, Inggris, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab atas memburuknya kesehatan para tahanan, disebabkan lambannya pembebasan.

Utusan PBB untuk Yaman, Martin Griffiths berulang kali menekankan perlunya segera membebaskan semua tahanan Yaman, sesuai kesepakatan, disebabkan ancaman virus Corona. Dia menekankan, agar semua pihak segera mengambil langkah cepat dan membebaskan semua tahanan, serta memungkinkan mereka kembali ke rumah masing-masing dengan aman.

Pertengahan Januari lalu, dalam pertemuan selama dua hari di Yordania, pihak-pihak yang terlibat dalam negosiasi Yaman sepakat mengimplementasikan perjanjian pertukaran tahanan.

Pemimpin gerakan Ansharullah, Abdul Malik Al-Houthi, pada 26 Maret lalu juga telah mengumumkan kesiapannya melepaskan empat perwira  agresor Saudi, sebagai imbalan pembebasan aktivis Hamas yang diculik di Saudi, serta secara konsisten menghindari adanya agresi.

Tags: