Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Yaman: Tim Penyelidik Satu-satunya Organ PBB yang Tak Bisa Dibeli Koalisi Saudi

Yaman: Tim Penyelidik Satu-satunya Organ PBB yang Tak Bisa Dibeli Koalisi Saudi

POROS PERLAWANAN – PM Yaman, Abdulaziz bin Habtour mengecam keras keputusan PBB untuk tidak memperpanjang masa tugas Tim Penyelidiknya di Yaman.

Dinukil Fars dari al-Masirah, Bin Habtour menilai bahwa keputusan ini diambil demi menyembunyikan kejahatan nyata Koalisi Saudi di Yaman.

Ia juga menyayangkan sikap Rusia dan China yang tidak memberikan suara untuk perpanjangan masa tugas Tim Penyelidik PBB.

Bin Habtour menegaskan, PBB hanya mengeksekusi progran-program negara-negara adidaya. Sebagai contoh, PBB hanya menjalankan resolusi-resolusi atas Irak dan Suriah, namun tidak pernah mengeksekusi satu pun resolusi atas Rezim Zionis.

Kemenlu Yaman juga menyatakan, penolakan terhadap perpanjangan masa tugas Tim Penyelidik PBB adalah “noda aib bagi Dewan HAM PBB dan merupakan pengabaian terhadap hukum internasional kemanusiaan”.

Menurut Kemenlu Yaman, Saudi sejak awal agresinya berusaha menghalangi segala bentuk mekanisme penyelidikan internasional independen; mekanisme yang dibuat untuk menginvestigasi kejahatan-kejahatan yang dilakukan Riyadh di Yaman.

Negara-negara anggota Koalisi Saudi, kata Kemenlu Yaman, tidak berhasil menyembunyikan kejahatan mereka di Yaman. Darah bangsa Yaman yang tertumpah akan selalu menghantui mereka selamanya.

Sanaa menyatakan, andai satu saja kejahatan yang dilakukan Koalisi Agresor terjadi di negara lain, niscaya perang sudah berakhir dan para pelakunya akan diseret ke pengadilan internasional.

Kemenlu Yaman menilai, berakhirnya masa tugas Tim Penyelidik PBB adalah lampu hijau kepada negara-negara agresor untuk melanjutkan kejahatan mereka di Yaman tanpa perlu cemas akan adanya gugatan dan hukuman.

Di akhir statemennya, Kemenlu Yaman menyatakan bahwa Tim Penyelidik adalah satu-satunya kelompok di PBB yang tidak bisa dibeli oleh Koalisi Agresor.

Tags: