Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Aktivis Politik Israel: Petinggi Zionis Mesti Seriusi Ancaman Ziyad Al-Nakhalah, Sosok yang Selalu Tepati Janjinya seperti Hasan Nasrallah

Aktivis Politik Israel: Petinggi Zionis Mesti Seriusi Ancaman Ziyad Al-Nakhalah, Sosok yang Selalu Tepati Janjinya seperti Hasan Nasrallah

POROS PERLAWANAN – Penulis dan aktivis politik Rezim Zionis, Yoni Ben-Menachem dalam tulisannya menyatakan, para petinggi Israel harus menganggap serius ancaman serangan rudal dari Jihad Islami Palestina.

Dilansir al-Alam, Ben-Menachem menilai, terutama yang mesti diseriusi adalah ancaman dari Sekjen Jihad Islami, Ziyad al-Nakhlah.

“(Al-Nakhalah) Orang yang melaksanakan janji-janjinya sama seperti Sekjen Hizbullah, Hasan Nasrallah,” tulis Ben-Menachem.

Pada hari Kamis 9 April, al-Nakhalah dalam statemennya memperingatkan, jika Rezim Zionis tidak segera mengakhiri blokade Gaza atau membebaskan para tahanan Palestina di tengah pandemi Corona ini, maka Jihad Islami akan menghujani Israel dengan rudal.

“Al-Nakhalah melalui sejumlah perantara telah mengirim pesan kepada para petinggi Israel. Ia menyatakan, jika kondisi orang-orang Palestina semakin parah di tengah wabah Corona, Kelompok-kelompok Perlawanan di Gaza mampu melancarkan serangan rudal besar-besaran tiap saat. Israel harus memilih antara kabur ke tempat perlindungan atau mengakhiri blokade dan membebaskan para tahanan Palestina,” tulis Ben-Menachem.

Sebelum statemen al-Nakhalah dirilis Kamis lalu, Ketua Kantor Politik Hamas di Gaza, Yahya al-Sinwar juga melayangkan ancaman kepada Rezim Zionis. Al-Sinwar mengancam, kelompoknya akan melancarkan serangan rudal yang akan membuat 6 juta warga Israel pontang-panting berhamburan mencari perlindungan ke bunker.

Dia menambahkan, jika para pasien Palestina tidak bisa bernapas atau memiliki makanan untuk bisa disantap, maka 6 juta orang Israel juga tak akan bisa bernapas.

Dalam tulisannya, Ben-Menachem menyatakan, pernyataan dari dua petinggi Palestina ini menunjukkan koordinasi antara mereka. Sebelum ini, Hamas telah mengabarkan pertemuan Ketua Kantor Politik Hamas, Ismail Haniyeh dengan al-Nakhalah.

Menurutnya, para petinggi Palestina berupaya membuat nyawa orang-orang Israel bergantung kepada nyawa penduduk Gaza. Pesan tegas mereka kepada para pemimpin Israel adalah: ”Kami tidak akan mati di Gaza di saat Israel berusaha menyelamatkan warganya dari Corona. Kami tak akan menantikan ‘kasih’ dan ‘iba’ Israel. Kami tak akan membiarkan tindakan Israel yang memberlakukan embargo pangan, obat, dan medis atas Gaza.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *