Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Ancaman Trump Sarat Ambisi Politik, Asosiasi Guru dan Dokter AS Tolak Sekolah Dibuka Kembali Saat Pandemi

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, asosiasi yang mewakili dokter, guru, dan pejabat sekolah nasional AS menolak tekanan dari Presiden Donald Trump untuk sepenuhnya membuka kembali sekolah-sekolah AS meskipun ada lonjakan dalam kasus virus Corona. Mereka mengatakan bahwa ilmu pengetahuan harus menjadi dasar dalam pengambilan keputusan.

“Lembaga kesehatan publik harus membuat rekomendasi berdasarkan bukti, bukan politik”, American Academy of Pediatrics, dua serikat guru nasional dan kelompok pengawas sekolah mengatakan, setelah beberapa hari Trump mengancam untuk menghentikan dana pendidikan federal jika sekolah tidak membuka pintu mereka untuk tahun akademik yang akan datang.

“Kita harus menyerahkannya kepada para ahli kesehatan untuk memberi tahu kita kapan waktu terbaik untuk membuka gedung sekolah, dan mendengarkan pendidik dan administrator untuk merencanakan bagaimana kita melakukannya”, kata AAP, Federasi Guru Amerika, Asosiasi Pendidikan Nasional dan Asosiasi Pengawas Sekolah dalam sebuah pernyataan bersama.

Seruan mereka juga digemakan oleh dua kelompok medis: The Infectious Diseases Society of America and the HIV Medicine Association.

Trump meningkatkan ancamannya pada hari Jumat, mengatakan bahwa Departemen Keuangan akan memeriksa kembali status bebas pajak sekolah dan pendanaan federal mereka.

Ia juga mengancam untuk mengeluarkan mahasiswa asing yang menempuh studi di universitas Amerika Serikat jika pihak kampus tidak mengadakan kelas tatap muka, mendorong setidaknya dua tuntutan hukum.

Tags:

1 Komentar

  1. World Market Link Juli 29, 2021

    371629 511619Hmm is anyone else experiencing problems with the images on this weblog loading? Im trying to locate out if its a dilemma on my end or if it is the weblog. Any responses would be greatly appreciated. 118662

    Balas

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *