Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

AS Kacau Hadapi Corona, Cendekiawan Noam Chomsky Sebut Trump ‘Megalomania Sosiopat’ yang Hanya Memikirkan Dirinya Sendiri

POROS PERLAWANAN – Cendekiawan sekaligus aktivis Noam Chomsky, menyerang pemerintahan Presiden AS Donald Trump atas penanganan “kacau” terhadap pandemi virus Corona, dan menyebut Pemerintah AS tidak mampu membendung wabah virus, Press TV melaporkan.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan AFP, intelektual berusia 91 tahun itu menyebut Trump “seorang megalomania sosiopat” yang hanya memikirkan dirinya sendiri dan kekuatannya.

“Tidak ada kepemimpinan yang koheren. Ini kacau. Kepresidenan, Gedung Putih, berada di tangan megalomania sosiopat yang tidak tertarik pada apa pun kecuali kekuatannya sendiri, prospek pemilihan dan tidak peduli apa yang terjadi pada negara dan dunia,” kata Chomsky.

“Presiden sendiri mengatakan bahwa itu bukan urusannya. Dia mengatakan bahwa Pemerintah Federal tidak bisa berbuat apa-apa,” tambahnya.

Amerika Serikat saat ini menjadi negara yang paling terpukul oleh virus Corona, dengan lebih dari 1.686.400 kasus infeksi dan 99.300 kematian.

Chomsky meramalkan bahwa “akan ada lebih banyak” kematian di Amerika Serikat karena “tidak ada rencana terkoordinasi.”

Dia juga mengkritik Trump karena “menggunduli Pusat Pengendalian Penyakit” dan “membatalkan program bersama dengan para ilmuwan China untuk mengidentifikasi virus potensial.”

AS telah berulang kali menyalahkan China atas pandemi Covid-19, dengan Trump baru-baru ini mengecam di Twitter, mengklaim bahwa “ketidakmampuan Tiongkok” menyebabkan “pembunuhan massal di seluruh dunia.”

Trump juga menyatakan bahwa sebuah laboratorium di kota Wuhan di China, tempat wabah pertama dilaporkan, secara tidak sengaja melepaskan virus tersebut.

Chomsky juga mengkritik Pemerintah AS karena tidak memiliki “sistem perawatan kesehatan universal,” menyebut keadaan kacau yang ada sekarang sebagai “neoliberal total.”

Tags: