Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Balas Aksi Provokatif Jet Tempur AS di Zona Udara Iran, 11 Kapal Militer IRGC Kepung 6 Kapal Perang AS di Teluk Persia

Balas Aksi Provokatif Jet Tempur AS di Zona Udara Iran, 11 Kapal Militer IRGC Kepung 6 Kapal Perang AS di Teluk Persia

POROS PERLAWANAN – Stasiun televisi al-Jazeera mengutip dari sejumlah sumber Iran, menyatakan bahwa pada Maret lalu, sebuah jet F-18 milik Angkatan Laut AS mendekati zona udara Iran. Namun setelah mendapat peringatan keras dari pertahanan udara Iran, pesawat AS itu mengubah arah terbangnya.

Mengutip dari sumber-sumbernya, al-Jazeera mengklaim bahwa mendekatnya kapal-kapal Iran ke kapal AS baru-baru ini adalah “balasan” atas tindakan jet tempur AS Maret lalu tersebut.

Menteri Pertahanan AS, Mark Esper dalam jumpa pers kemarin berkelit untuk memberikan tanggapan langsung soal insiden kapal-kapal Iran. Esper hanya mengatakan bahwa “pekan ini adalah pekan normal bagi Kementerian Pertahanan AS.”

Angkatan Laut AS pada Kamis 16 April dini hari mengklaim, kapal-kapal milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melakukan pergerakan “membahayakan” di sekitar kapal-kapal perang AS.

Armada V Angkatan Laut AS dalam statemennya menyatakan, 11 kapal IRGC telah menimbulkan gangguan bagi 6 kapal perang AS di Teluk Persia.

Pihak AS mengklaim, kapal-kapalnya sedang melakukan operasi gabungan dengan helikopter-helikopter Apache di perairan internasional Teluk Persia. Mereka menuding kapal-kapal IRGC melintas di dekat halauan dan buritan kapal-kapal AS.

Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif, melalui laman Twitter-nya merespons klaim AS tersebut. Zarif me-repost cuitannya 2 tahun lalu dan menyebutnya sebagai “peringatan tahunan untuk AS.”

Dalam tweet tersebut, Zarif menulis, ”Sepertinya AS tidak tahu apa yang dilakukannya di perairan Teluk Persia, karena mereka berada 7000 mil dari Miami”.

Petinggi Ansharullah, Muhammad Ali al-Houthi, juga berkomentar “santai” terhadap klaim AS tersebut.

Dalam cuitannya, al-Houthi dengan jenaka menganggap kapal-kapal AS itu pembawa virus Corona. Sebab itu, seharusnya kapal-kapal Iran menjauhi kapal-kapal AS itu demi menerapkan “social distancing.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *