Kritikus Sesalkan Kematian Akibat Covid-19 di Panti-panti Jompo di Eropa, Akibat Pemerintah Abai Prioritaskan Perawatan Mereka - POROS PERLAWANAN
Loading

Ketik untuk mencari

Eropa

Kritikus Sesalkan Kematian Akibat Covid-19 di Panti-panti Jompo di Eropa, Akibat Pemerintah Abai Prioritaskan Perawatan Mereka

POROS PERLAWANAN – Ribuan orang dilaporkan meninggal di panti jompo Inggris, Prancis, Italia, dan Spanyol, negara-negara Eropa yang paling parah terdampak Covid-19.

Pada hari Kamis 16 April, Pemerintah Inggris melaporkan lebih dari 13.000 kematian terkait Covid-19, setelah memperpanjang lockdown lebih dari tiga minggu. Tetapi angka kematian yang diperbarui setiap hari tersebut, hanya mencakup orang yang telah meninggal karena Covid-19 di rumah sakit.

Di Prancis, lebih dari 100.000 kasus yang dikonfirmasi dan 17.000 kematian, namun pihak panti jompo yang paling terkena dampak mengatakan bahwa tingkat kematian sebenarnya jauh lebih tinggi dari angka tersebut.

Di Italia, yang jumlah kematian Covid-19 sudah mulai menurun, tetapi pihak berwenang masih menyelidiki panti jompo terbesar di negara itu yang berlokasi di Milan, di mana 70 warga meninggal bulan lalu.

Seperti yang diketahui, Lembaga Kesehatan Nasional Italia mengatakan 86 persen panti jompo yang disurvei melaporkan kesulitan mendapatkan peralatan pelindung. Padahal merekalah yang paling rentan terkena dampak Covid 19.

Di Spanyol, militer negara itu menemukan banyak pensiunan yang terabaikan di masa pandemi Covid-19 ini. Beberapa di antaranya bahkan disebutkan ditemukan telah meninggal di atas tempat tidurnya karena infeksi virus Corona.

Para kritikus marah atas apa yang mereka sebut sebagai pengabaian orang-orang yang berada di panti jompo, yang seharusnya memperoleh pengobatan sama seperti yang lain.

Para kritikus menuntut perubahan dalam cara pemberian perawatan. Pemerintah, kata mereka, mungkin bisa menyembunyikan kematian, tetapi mereka tidak bisa menyembunyikan peti mati.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *