Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Bantah Trump yang Tuduh China Penyebar Covid-19 ke AS, Gubernur New York: Virus Corona Masuk Lewat Eropa, Bukan China

f35a42c0-72b4-11ea-beff-0d6c882e25f5.jpg

POROS PERLAWANAN – Gubernur Negara Bagian New York, Andrew Cuomo mengumumkan, bahwa virus Corona masuk ke Amerika dari Eropa, bukan dari China.

Pernyataan Gubernur New York itu berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Northeastern University, yang mengungkapkan adanya kemungkinan virus telah menular kepada sepuluh ribu orang lebih dari penduduk Negara Bagian New York melalui Italia.

Cuomo mencatat, bahwa pembatasan perjalanan yang diputuskan oleh Presiden AS, Donald Trump sudah terlambat, dan hal itu tidak akan menghentikan penyebaran virus di negara bagian Amerika Serikat.

AS mencatat penurunan angka kematian akibat wabah Corona, terendah dalam tiga minggu. Dilaporkan, jumlah korban meninggal akibat epidemi selama 24 jam terakhir mencapai 1.258 orang, dengan total kematian mencapai 51.017 orang di seluruh wilayah Amerika.

Meskipun angka kematian ini cukup besar, beberapa negara bagian, seperti Georgia dan Texas sedang bersiap membuka kembali beberapa kegiatan perniagaan dan menyudahi lockdown.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump membenarkan dan berdalih bahwa pernyataannya mengusulkan “penyuntikan antiseptik” ke tubuh orang-orang yang terinfeksi virus Corona sebagai obat adalah pernyataan sarkastik.

Pernyataan Trump itu menimbulkan kepanikan para dokter dan ahli medis internasional, yang mengkhawatirkan orang-orang yang cemas akan meracuni diri mereka dengan perawatan yang belum teruji. Para ahli itu menganggap bahwa usulan Trump sangat bodoh dan berbahaya.

Kekonyolan Trump bukan hanya itu, dia bahkan menyerang kantor berita CNN dan menyebutnya sebagai “Jaringan berita hoaks”.

Ketika salah seorang reporter CNN bertanya kepada Trump, apakah dia memiliki rincian tentang kondisi sebenarnya Presiden Korea Utara, Trump menjawabnya dengan ketus, “CNN telah menerbitkan berita hoaks tentang kesehatan Kim Jong-un.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *