Loading

Ketik untuk mencari

Oseania & Asia

Beijing Tuduh Inggris Sengaja Sebar Informasi Palsu Soal Hong Kong untuk Sudutkan China

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Kementerian Luar Negeri China menuduh Pemerintah Inggris menggunakan Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk “menyebarkan informasi palsu”, menyusul pernyataan keprihatinan Inggris atas Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong dan dugaan pelanggaran hak-hak kelompok minoritasnya.

Dalam konferensi pers yang diadakan di Beijing pada Rabu 24 Februari, Jubir Kemenlu China, Wang Wenbin mengecam resolusi Inggris tentang Hong Kong dan mengatakan kepada wartawan bahwa langkah Inggris “jelas merupakan motif tersembunyi”.

Dia menambahkan bahwa tujuan dari tindakan ini adalah “untuk membingungkan dan mendiskreditkan China”.

Wenbin menegaskan bahwa Beijing dengan tegas menentang ini dan “trik Inggris tidak dapat menipu masyarakat internasional”.

Juru Bicara China juga menuduh Inggris menerapkan “standar ganda” dan mengatakan bahwa “pasukan Inggris tanpa pandang bulu membunuh dan menyiksa orang tak berdosa di Irak, Afghanistan dan tempat lain, tetapi pelakunya dilindungi oleh Pemerintah Inggris dan tetap bebas”.

Sementara itu, dalam pidatonya di depan Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHRC), Menteri Luar Negeri China, Wang Yi memperingatkan masyarakat internasional agar tidak “ikut campur” urusan internal negara lain atas nama hak asasi manusia.

Yi membalas seruan Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab untuk “akses mendesak dan tidak terkekang” ke Xinjiang, menyangkal penganiayaan Uighur, dan menegaskan bahwa “tidak pernah ada yang disebut genosida, kerja paksa, atau penindasan agama di Xinjiang”.

Menolak kekhawatiran, Menteri Luar Negeri Yi mengatakan bahwa China menyambut baik setiap kunjungan UNHRC ke wilayah tersebut dengan mengatakan, “pintu ke Xinjiang selalu terbuka”.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *