Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Berani Tampil sebagai Simbol Perlawanan terhadap Hegemoni, Iran dan Venezuela Wakili Dunia Katakan ‘Tidak’ kepada AS

Berani Tampil sebagai Simbol Perlawanan terhadap Hegemoni, Iran dan Venezuela Wakili Dunia Katakan 'Tidak' kepada AS

POROS PERLAWANAN – Dilansir Tasnim, Duta Besar Iran untuk Venezuela mengatakan, tibanya kapal-kapal tanker Iran ke perairan Venezuela adalah jawaban tegas kedua negara terhadap kebijakan unilateral AS.

“Iran dan Venezeula telah mewakili dunia untuk mengatakan ‘tidak’ kepada Washington,” kata Hojjatollah Soltani kepada stasiun televisi al-Mayadeen.

Ia menegaskan, Teheran dan Caracas memiliki hak untuk menjalin hubungan dagang bebas mewakili dunia. “AS tak bisa lagi mengatur negara-negara lain apa yang harus mereka lakukan,” ucapnya.

Washington, kata Soltani, mau tidak mau harus menghormati kesepakatan-kesepakatan internasional. Negara-negara revolusioner dan rakyat mereka kini juga mesti percaya pada kemampuan mereka sendiri.

“Saat ini, banyak negara yang sudah tak butuh minta izin dari AS untuk mengambil hak mereka,” imbuh Soltani.

Ia menjelaskan, ini merupakan kali pertama kapal-kapal Iran berada di Venezuela dan Amerika Selatan.

“Pencapaian ini bukan hanya untuk Iran dan Venezuela saja, tapi juga untuk seluruh dunia,” tandasnya.

Duta Besar Iran mengatakan, kepentingan-kepentingan Iran mengharuskannya untuk pergi dari satu benua ke benua lain. Keberhasilan ini menyebabkan Teheran dan Caracas bisa menjalin kerja sama lebih banyak.

“Iran selalu berada di sisi negara sahabat seperti Venezuela, apa pun risiko yang mesti ditanggungnya,” kata Soltani.

“BBM yang kami ekspor ke Venezuela tak akan memengaruhi kebutuhan konsumsi dalam negeri Iran. Saat kami mengkhawatirkan kelangkaan BBM pada tahun 2008 lalu, Venezuela telah membantu Iran. Kami tidak akan pernah melupakannya,” tutur Soltani.

Dia menegaskan, Teheran siap sepenuhnya untuk membantu Caracas dalam bidang apa pun yang dibutuhkannya.

Tiga dari lima kapal tanker Iran, yaitu Fortune, Forest, dan Petunia, telah tiba di Venezuela. Dua kapal tanker lain, yaitu Faxon dan Clavel, dikabarkan masih melintasi Samudera Atlantik.

Tags: