Loading

Ketik untuk mencari

Iran Palestina

Berkat Syahid Soleimani, Kini Israel Tak Bisa Seenaknya Lagi Serang Palestina

Berkat Syahid Soleimani, Kini Israel Tak Bisa Seenaknya Lagi Serang Palestina

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, Wakil Panglima IRGC Sayyid Mohammad Hejazi dalam wawancara dengan al-Mayadeen memaparkan peran Syahid Qassem Soleimani untuk Poros Perlawanan, terutama Palestina.

Hejazi menyatakan peran Syahid Soleimani bisa dilihat dari perbandingan antara kondisi kelompok Poros Perlawanan Palestina sebelum dan sesudah ia mengepalai Pasukan Quds IRGC.

“Di masa itu, orang-orang Palestina hanya bersenjatakan batu dan lebih kerap menyuarakan slogan-slogan sosialis. Ketika kelompok-kelompok pejuang, seperti Jihad Islami, dibentuk, orang-orang memandangnya dengan skeptis dan tidak melihat cakrawala baginya. Begitu juga saat Hamas dibentuk.”

“Namun sekarang kita lihat bagaimana pertumbuhan pohon baik ini, yang telah mengubah perimbangan kekuatan dengan Rezim Zionis. Jalan masih panjang, dan saya tidak mengatakan bahwa kelompok-kelompok ini telah mewujudkan apa yang seharusnya dilakukan,” kata Hejazi.

“Saat ini, Rezim Zionis tidak bisa begitu saja menyerang Palestina, karena tahu pasti akan membayar mahal. Ini sesuatu yang ajaib bagi Gaza yang diblokade. Tentara yang mengklaim sebagai yang terkuat nomor 4 di dunia, merasa gentar untuk memerangi kelompok Poros Perlawanan Palestina.”

“Dalam kacamata militer, dinding tinggi yang dibangun Israel berarti sebuah pertahanan. Artinya mereka takut para pejuang Palestina akan menyusup masuk. Ini adalah kondisi rezim yang dahulu menyerang seenak hati ke mana pun, tapi sekarang berada dalam situasi semacam ini,” tandasnya.

Terkait tren normalisasi di tengah sejumlah penguasa Arab, Hejazi berkomentar bahwa mungkin mereka melakukannya demi memperoleh keamanan dari Israel.

“Kita katakan kepada mereka, apakah Rezim Zionis bisa menciptakan keamanan bagi dirinya sendiri, sehingga bisa melindungi kalian? Israel membangun dinding setinggi 6 dan 8 meter, yang menandakan ketakutan mereka. Israel gemetar tiap kali Dunia Islam meraih kemajuan. Orang-orang Israel tidak bisa melindungi diri mereka sendiri, apalagi orang lain,” kata Hejazi.

Tags: