Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Ehud Barak Sebut ‘Kesepakatan Cacat’ Kabinet Persatuan Hanya Siasat Licik Netanyahu Lepas dari Jerat Hukum Kasus Mega Korupsi yang Membelitnya

Ehud Barak Sebut 'Kesepakatan Cacat' Kabinet Persatuan Hanya Siasat Licik Netanyahu Lepas dari Jerat Hukum Kasus Mega Korupsi yang Membelitnya

POROS PERLAWANAN – Mantan PM Israel, Ehud Barak, melalui laman Facebook-nya menanggapi terjalinnya kesepakatan antara Benyamin Netanyahu dan Benny Gantz untuk membentuk Kabinet Rezim Zionis.

Seperti diberitakan sejumlah media, usai melalui perdebatan panjang, akhirnya Netanyahu dan Gantz sepakat membentuk Kabinet Persatuan. Keduanya akan bergiliran memimpin Kabinet, dengan Netanyahu yang akan pertama memimpin selama 18 bulan ke depan.

Barak menilai kesepakatan itu sebagai “kesepakatan cacat.” Dilansir Fars, mantan PM Israel itu menyoroti salah satu syarat kesepakatan tersebut. Dalam syarat itu disebutkan, Netanyahu akan menentukan jaksa dan penasihat hukum.

Dengan wewenang ini, kata Barak, Netanyahu bisa mengakhiri proses hukum dan investigasi atas kasus-kasus yang dihadapinya. Barak meminta agar orang-orang Israel menentang kesepakatan ini.

Saat ini, Netanyahu menjadi tersangka dalam empat kasus korupsi dan penggelapan dana yang dikenal dengan Kasus 1000, 2000, 3000, dan 4000. Dalam beberapa bulan terakhir, dia menjalani pemeriksaan terkait dengan kasus-kasus tersebut.

Salah satu kasus yang membuat Netanyahu secara resmi dinyatakan sebagai terdakwa oleh Jaksa Agung Israel adalah Kasus 4000. Dalam kasus ini, dia didakwa telah memberikan fasilitas keuangan senilai jutaan dolar kepada pemilik korporasi Bezeq, Shaul Elovitch. Sebagai imbalannya, situs Walla milik Elovitch harus memberikan dukungan media sepenuhnya terhadap Netanyahu dan istrinya.

Sebelum ini, harian Haaretz mengabarkan, ada kemungkinan Netanyahu juga akan diumumkan sebagai terdakwa dalam Kasus 1000. Dalam kasus ini, Netanyahu dituduh telah menerima grafitikasi secara ilegal dari para pebisnis asing.

Kasus lain yang membelit Netanyahu adalah Kasus 2000. Dalam kasus ini, Netanyahu dinyatakan telah menjalin persekongkolan dengan harian Yedioth Ahronoth. Harian ini berkomitmen untuk meliput berita-berita positif tentang PM Israel tersebut. Sebagai balasannya, Netanyahu harus memberikan tekanan terhadap koran rival Yedioth Ahronoth, yaitu Yisrael Hayom.

Tags: