Hamas Sebut Penghancuran Permukiman Warga Palestina di Lembah Jordan sebagai 'Upaya Pemusnahan Etnis' oleh Israel - POROS PERLAWANAN
Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Hamas Sebut Penghancuran Permukiman Warga Palestina di Lembah Jordan sebagai ‘Upaya Pemusnahan Etnis’ oleh Israel

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, kelompok Poros Perlawanan Palestina yang berbasis di Jalur Gaza, Hamas mengatakan bahwa pembongkaran rumah dan bangunan warga Palestina yang terjadi baru-baru ini di Lembah Jordan utara di Tepi Barat yang diduduki Israel, dan penggusuran terhadap penghuninya yang putus asa sama dengan “pembersihan etnis”.

“Kejahatan menghancurkan rumah di Himsa al-Fuqa adalah bagian dari terorisme terorganisir sistematis yang dipraktikkan oleh entitas Zionis setiap hari terhadap orang-orang kami di mana-mana,” kata Juru Bicara Hamas, Hazem Qasem dalam siaran pers pada hari Kamis.

Qasem mengatakan perpindahan warga dalam skala besar dan pencaplokan tanah Palestina yang sedang berlangsung di lembah Jordan dan di tempat lain di seluruh wilayah pendudukan mencerminkan pengabaian Israel terhadap hukum internasional.

“Tel Aviv terus-menerus mengejar dan menerapkan kebijakan pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina,” tegasnya.

Banyak rumah milik warga Palestina yang tinggal di kota Toubas dan wilayah Himsa al-Fuqa di Lembah Jordan telah dihancurkan oleh buldoser Israel selama beberapa bulan terakhir.

Warga Palestina yang tinggal di Lembah Jordan secara rutin menghadapi evakuasi karena latihan militer Israel di wilayah tersebut. Sebagian besar Lembah Jordan dikendalikan sepenuhnya oleh militer Israel.

Hamas telah memperingatkan bahwa eskalasi kampanye pembongkaran Tel Aviv di Lembah Jordan bertujuan untuk menyingkirkan penduduk sebenarnya di wilayah tersebut dalam upaya untuk menggantikan mereka dengan pemukim Israel.

Pasukan Israel biasanya menghancurkan rumah-rumah milik warga Palestina di Tepi Barat dengan alasan bahwa bangunan-bangunan tersebut didirikan tanpa izin otoritas Israel yang hampir tidak mungkin diperoleh warga Palestina. Mereka juga terkadang memerintahkan pemilik Palestina untuk menghancurkan rumah mereka sendiri atau membayar biaya pembongkaran ke Pemerintah Kota jika mereka tidak melakukannya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *