Loading

Ketik untuk mencari

Arab Saudi

Hapus Program yang Kritik Bin Salman, Netflix Diizinkan Siarkan Program Amoral di Saudi

Hapus Program yang Kritik Bin Salman, Netflix Diizinkan Siarkan Program Amoral di Saudi

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, CEO Netflix, Reed Hastings membeberkan bahwa sebagai imbalan atas dihapusnya video kritik atas Muhammad bin Salman, Pemerintah Saudi mengizinkan perusahaan penyiar film online ini untuk menayangkan film-film yang bertentangan dengan etika negara tersebut.

Dalam wawancara dengan CNN pada hari Minggu 13 September kemarin, Hastings mengaku bahwa pada Januari tahun lalu, ia terpaksa menghapus salah satu bagian dari program “Patriot Act” dari Netflix atas tekanan dari Pemerintah Saudi.

Menurut Hastings, bagian yang dihapus itu berisi kritik atas Putra Mahkota Saudi, Muhammad bin Salman, terkait kasus pembunuhan Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul. Hastings mengaku, penghapusan ini adalah “keputusan yang berat” baginya.

Netflix terpaksa menghapus bagian film tersebut dan hanya menayangkannya di kanal Netflix di YouTube.

Hastings lalu membongkar “sogokan” Pemerintah Saudi kepada Netflix. Ia mengatakan, ”Sebagai gantinya, kami bisa menyiarkan konten lain di Netflix Saudi. Di antaranya adalah program LGBT, hedonisme, dan pendidikan seks yang diperuntukkan bagi pengguna Saudi.”

CEO Netflix ini mengklaim, tindakan ini tidak dilakukan dengan mudah, karena dibarengi sejumlah kekhawatiran. Meski demikian, Hastings menyebut bahwa penayangan program amoral seperti ini, apalagi di Saudi, adalah “langkah baik”.

Khashoggi adalah jurnalis Saudi yang bekerja di Washington Post. Dia hilang tak tentu rimbanya usai memasuki Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018 lalu. Belakangan diketahui bahwa ia telah dibunuh secara biadab oleh tim teror yang datang dari Saudi.

Berbagai laporan dari Badan-badan Keamanan AS menyebutkan, Bin Salman adalah orang yang menginstruksikan pembunuhan tersebut.

Seorang jurnalis senior AS, Bob Woodward, dalam bukunya yang berjudul “Rage” mengutip pengakuan Donald Trump bahwa ia telah “menyelamatkan Bin Salman dari bencana kasus teror Khashoggi”.

Menurut Woodward, Trump mengatakan, ”Saya telah menyelamatkannya (Bin Salman). Saya telah melakukan sesuatu agar Kongres tidak lagi mengusiknya.”

Tags: