Hinakan Martabat Korban Corona, Rumah Pemakaman Brooklyn Tumpuk Puluhan Mayat Hingga Membusuk di Truk Pendingin Mereka - POROS PERLAWANAN
Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Hinakan Martabat Korban Corona, Rumah Pemakaman Brooklyn Tumpuk Puluhan Mayat Hingga Membusuk di Truk Pendingin Mereka

ab18bbfc-7e95-42fa-9aef-8b79ff9874ce.jpeg

POROS PERLAWANAN – Otoritas New York telah membuka penyelidikan terhadap lembaga pemakaman di Brooklyn, setelah polisi menemukan puluhan mayat membusuk yang ditumpuk di dalam truk berpendingin.

Menurut laporan media AS, 60 mayat ditemukan di dalam truk persis di depan Yayasan Andrew Clikley, yang ditugasi mengubur korban mati yang terletak di jalan utama Brooklyn.

Seorang Juru Bicara Kepolisian New York mengatakan, “Polisi mendapat laporan dari pejalan yang melintas dan mencium aroma busuk. Polisi menyadari ‘skala bencana’ ini setelah tiba di lokasi.”

Direktur Pelayanan Kesehatan yang bertanggungjawab mengatur lembaga-lembaga penguburan di Negara Bagian New York, Howard Zucker mengatakan, “Kami sedang menyelidiki rumah pemakaman ini. Sebab lembaga ini tidak pernah ‘punya catatan keluhan’ sebelumnya.”

Sementara itu, Wali Kota New York, Bill de Palacio menggambarkan situasi ini sebagai “mengerikan dan tidak dapat diterima”.

“Lembaga pemakaman adalah lembaga swasta. Mereka harus memperlakukan orang dengan bermartabat. Saya tidak tahu, bagaimana mereka bisa menelantarkan mayat seperti itu,” keluhnya.

Sekadar informasi, New York City adalah kota yang paling terkena dampak virus Corona, dengan lebih 17 ribu kematian.

Kota ini telah menyaksikan truk-truk berpendingin di semua sudut kota untuk membantu mengatasi penumpukan mayat.

Pada akhir Maret lalu, sebuah video mengejutkan direkam di dekat Rumah Sakit Brooklyn, di daerah Fort, yang memperlihatkan mayat korban virus Corona yang dimuat ke truk pendingin menggunakan forklit.

“Ini nyata. Ini rumah sakit Brooklyn. Mereka memasukkan mayat ke truk pendingin. Ini bukan lelucon. Apa yang Anda tonton ini adalah hal serius,” ungkap suara di dalam video.

Sumber: Almayadeen

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *