Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Senator AS: Dampak Kinerja dan Watak Buruk Trump Lebih Utamakan Korporasi Kaya, Dibayar Hilangnya Banyak Nyawa Warga Biasa

Senator AS: Dampak Kinerja dan Watak Buruk Trump Lebih Utamakan Korporasi Kaya, Dibayar Hilangnya Banyak Nyawa Warga Biasa

POROS PERLAWANAN – Senator AS dari Massachusetts, Elizabeth Warren, pada hari Jumat 1 Mei mengkritik Pemerintahan Donald Trump dalam menangani pandemi Corona.

“Kita memiliki pemerintah yang bekerja sangat baik bagi kalangan hartawan dan orang-orang yang terkait dengan mereka. Namun kinerja pemerintahan ini sangat lemah bagi kebanyakan kalangan lain,” kata Warren.

“Ada ketidakadilan besar di negara ini. Mesti ada banyak perubahan dalam masalah ini,” lanjutnya.

Beberapa hari lalu, Bernie Sanders melalui tweet-nya menyinggung kecemasan Presiden AS bagi korporasi-korporasi kaya negara tersebut, alih-alih perhatian kepada warga biasa AS.

“Jutaan warga AS menantikan paket bantuan pengangguran yang dijanjikan bagi mereka. Tapi Trump justru menghabiskan waktunya untuk menemui orang-orang ‘yang paling banyak terdampak’ (Corona), yaitu CEO Exxon dan Chevron,” cuit Sanders.

“Jika Anda adalah direktur perusahaan minyak yang sangat membutuhkan bantuan, tak usah khawatir! Presiden siap untuk membantu Anda,” sindirnya.

Dalam cuitan lain, Sanders menulis, ”Alih-alih mengajari warga AS soal pentingnya menerapkan social distancing, atau hal-hal lain yang mesti kita ketahui, Trump malah bersikap pasif, dan ini harus dibayar dengan hilangnya banyak nyawa warga AS”.

Sebelum ini, Sanders menyatakan ada sekitar setengah juta manusia (di AS) yang tidur di jalanan, juga 15 juta anak-anak yang kelaparan. Sepertiga penduduk AS juga disebut Sanders tidak memiliki layanan kesehatan yang memadai.

Trump sudah kerap dikecam lantaran ketidakbecusannya menangani pandemi Corona di AS. Gubernur New York, Andrew Cuomo, menyebut Trump sudah tahu virus Corona akan menyebar di AS. Namun kelambanan reaksinya menyebabkan timbulnya krisis sekarang ini.

Gubernur Connecticut, Ned Lamont, pada hari Selasa 28 April lalu mengumumkan, persediaan perangkat medis di Gudang Nasional Strategis AS sudah menipis. Menurut Lamont, kini negara bagiannya harus mengandalkan diri sendiri untuk memenuhi perangkat medis yang dibutuhkan.

Bicara soal awak medis Connecticut yang mesti bertugas tanpa APD memadai, Lamont mengatakan, ”Saya merasa seperti jenderal yang mengirim pasukannya ke medan tempur tanpa perangkat pelindung yang layak.”

Tags: