Loading

Ketik untuk mencari

Irak

Informan Rusia di Irak Bongkar Keberadaan Tempat Sembunyi Pemimpin Baru ISIS Pengganti Abubakar al-Baghdadi

Informan Rusia di Irak Bongkar Keberadaan Tempat Sembunyi Pemimpin Baru ISIS Pengganti Abubakar al-Baghdadi

POROS PERLAWANAN – Dilansir al-Waght, sumber Russia Today di Irak menyatakan, Pemimpin ISIS Abu Ibrahim al-Hashemi al-Qurashi tidak berada di negara tersebut.

Russia Today mengutip pernyataan sumber tersebut bahwa al-Qurashi tidak memasuki Irak dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, informasi yang ada menunjukkan bahwa suksesor Abu Bakar al-Baghdadi itu berada di Suriah.

“Al-Qurashi dalam pengejaran agen-agen intelijen Irak dan Koalisi Internasional,” jelas sumber tersebut.

AS mengklaim telah membunuh Abu Bakar al-Baghdadi pada 27 Oktober 2019 dalam sebuah serangan udara ke Provinsi Idlib di barat laut Suriah.

Beberapa waktu kemudian, ISIS mengonfirmasi kabar tewasnya al-Baghdadi, sekaligus mengumumkan orang bernama Abu Ibrahim al-Hashemi al-Qurashi sebagai pemimpin baru mereka.

Setelah tersiarnya kabar tentang keberadaan al-Qurashi di wilayah Irak, sebuah lembaga yang berafiliasi dengan Kementerian Luar Negeri AS mengumumkan, siapa pun yang bisa memberikan informasi tentang pemimpin baru ISIS akan mendapat hadiah uang senilai 5 juta dolar.

Menurut al-Sumaria, proyek tersebut dinamakan “Pembalasan untuk Keadilan.”

Lewat akun Twitter-nya, lembaga tersebut mencuit, ”Saudara-saudara Irak yang mulia, teroris ISIS bernama Haji Abdullah ini telah melakukan kejahatan yang tak terhitung kepada warga Irak. Oleh karena itu, beritahu kami jika kalian memiliki informasi tentang dia.”

Kedubes AS di Baghdad dalam statemennya juga menyatakan, siapa pun yang bisa memberitahukan tempat persembunyian Muhammad Said Abdurahman al-Maula alias Haji Abdullah, atau Abu Amr al-Turkamani dan Muhammad Said al-Salbi, akan menerima hadiah sebesar 5 juta dolar.

Al-Sumaria menulis, pemimpin baru ISIS yang nama aslinya belum diketahui, telah berusaha memanfaatkan kondisi krisis Corona di Irak untuk merekonstruksi sel-sel ISIS yang telah tercerai berai. Sebab itu, aparat keamanan Irak terus memburunya dalam beberapa waktu terakhir.

Kabarnya, al-Qurashi diangkat sebagai pemimpin baru ISIS seminggu setelah al-Baghdadi tewas. Harian Guardian dalam laporannya menyebutkan, al-Qurashi adalah salah satu pendiri dan otak pemikir ISIS.

Aparat keamanan dan media menyebutkan beberapa nama untuk pemimpin baru ISIS tersebut, di antaranya Abu Ibrahim al-Hashemi al-Qurashi, Haji Abdullah, Amir Muhammad Abdurrahman al-Maula al-Salbi, Abu Hamzah al-Qurashi, dan Abdullah Qardash.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *