Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Iran Janji Balas Otak dan Pelaku Teror Syahid Fakhrizadeh dengan Rasa Sakit Maksimum

Iran Janji Balas Otak dan Pelaku Teror Syahid Fakhrizadeh dengan Rasa Sakit Maksimum

POROS PERLAWANAN – Dalam jumpa pers Selasa 1 Desember kemarin, Jubir Kemenlu Iran, Saeed Khatibzadeh menanggapi sejumlah isu aktual dalam dan luar negeri. Salah satunya pemberitaan sejumlah media Arab dan Barat terkait serangan drone yang menewaskan salah satu Komandan IRGC di perbatasan Irak-Suriah.

“Kami tidak mendengar laporan tentang hal ini. Tampaknya ini lebih seperti berita yang dibuat-buat. Jubir Staf Umum (Angkatan Bersenjata) yang harus berkomentar tentang soal ini. Kami tidak pernah mendapat info kredibel soal ini,” kata Saeed Khatibzadeh, seperti dilansir al-Alam.

Terkait reaksi dunia terhadap gugurnya ilmuwan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh, Jubir Kemenlu Iran menyatakan bahwa banyak negara yang telah mengecam kejahatan tersebut, dan hanya satu negara di wilayah Teluk Persia yang belum menyatakan kecaman.

“Ada sebagian negara yang mengaku sebagai pembela HAM dan diharapkan mengecam lebih keras (namun tidak melakukannya). Tapi ini lumrah, karena kembali kepada kebijakan mereka. Mereka juga tidak bisa mengecam. Sebagian juga merilis statemen yang mengajak untuk menahan diri, yang bagi kami itu di luar harapan,” tandas Khatibzadeh.

“Seperti yang sudah dikatakan, dan itu merupakan kebijakan tegas kita, Republik Islam Iran akan menghukum pemberi perintah dan eksekutor teror Syahid Fakhrizadeh. Pembalasan sepadan, independen, dan disertai rasa sakit maksimum akan diberikan kepada mereka yang mendalangi kejahatan ini.”

Saat ditanya soal reaksi Bahrain dan UEA terhadap teror Fakhrizadeh, Khatibzadeh menjawab, ”Kepada negara-negara yang telah mendeklarasikan hubungan dengan Israel kita katakan bahwa tiap ancaman terhadap Iran akan langsung dibalas. Kita tidak membalas berdasarkan dugaan, tapi berasaskan bukti-bukti.”

Berkenaan dengan komplain para legislator Irak atas ketidakseriusan Pemerintah Baghdad dalam mengurus kasus teror Syahid Qassem Soleimani, Khatibzadeh mengatakan, ”Ini adalah prioritas Iran di semua level. Sudah berkali-kali diberitahukan kepada Pemerintah Irak, baik secara lisan maupun tertulis, bahwa ini adalah tanggung jawab mereka. Syahid Soleimani adalah tamu yang diundang Pemerintah Irak dan menjadi target teror di wilayah Irak.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *