Loading

Ketik untuk mencari

Analisa

Jarang Diketahui Publik, Inilah Sejumlah Justifikasi Logis Suriah Belum Balas Serangan Sporadis Israel

Jarang Diketahui Publik, Inilah Sejumlah Justifikasi Logis Suriah Belum Balas Serangan Sporadis Israel

POROS PERLAWANAN – Rezim Zionis dalam berbagai kesempatan melancarkan serangan ke sejumlah titik di Suriah. Serangan-serangan itu pun dipropagandakan secara gencar di banyak media.

Dilansir Fars, Damaskus menyebut serangan-serangan ini sebagai bentuk kerja sama Israel dengan para teroris. Seiring berulangnya agresi-agresi ini, muncul pertanyaan kenapa Suriah tidak, atau belum membalasnya?

Ada sejumlah poin yang bisa disebut di sini:

1. Saat ini, prioritas Poros Perlawanan, terutama Suriah, adalah mensterilkan negara ini dari para teroris, yang merupakan ancaman utama bagi keamanan nasional Suriah.

Sebab itu, Tentara Suriah dan Kelompok Poros Perlawanan kini memusatkan energi untuk membebaskan Idlib, bukan membalas agresi periodik Israel.

2. Iran dan Poros Perlawanan mampu untuk membalas agresi-agresi ini di lingkup geografis yang luas. Bisa saja mereka melancarkan balasan kapan pun dianggap perlu. Namun Iran dan Suriah juga memerhatikan situasi dan sensitivitas kondisi regional, selain adanya prioritas untuk masalah-masalah lain.

3. Poros Perlawanan di Kawasan adalah sebuah jaringan yang erat. Eratnya jaringan ini membuat Poros ini bisa melancarkan balasan tidak hanya di Israel saja, tapi juga di titik-titik lain.

4. Tujuan Israel adalah membuka berbagai front di Suriah, guna memperlambat proses pembasmian teroris. Pembalasan gegabah dan emosional terhadap Israel bisa saja menjadi permainan di lapangan yang dikehendaki Tel Aviv. Jika ini terjadi, Tentara Suriah mesti berjuang di dua front berbeda. Sebab itu, Suriah bersabar hingga ditumpasnya semua teroris, sehingga bisa menanggapi agresi Israel dengan lebih leluasa.

5. Hal lain yang masih terabaikan adalah bahwa serangan Israel ke Suriah tidak menargetkan sasaran-sasaran strategis dan vital Poros Perlawanan. Serangan-serangan ini hanya menyasar kawasan kosong tanpa pasukan atau kadang gudang-gudang yang di dalamnya tak ada logistik.

Poin ini jarang diperhatikan publik. Namun poin ini menunjukkan bahwa alih-alih bersifat strategis, serangan-serangan Israel ini hanya untuk konsumsi media dan pembangunan opini publik Israel.

Di sisi lain, agresi-agresi ini hanya dilakukan di kawasan-kawasan yang tidak mengganggu operasi militer Poros Perlawanan.

Tags: