Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Komandan Angkatan Udara IRGC: Meski Geram dan Merasa ‘Terganggu’, Kini Barat Sadar Iran Benar-benar Berhasil Mencapai Tingkat Kekuatan Baru

95A3E9FA-0A13-4EC8-90DB-54EE6BFCB0D6_w1200_r1.jpg

POROS PERLAWANAN – Komandan Angkatan Udara Korps Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigadir Amir Ali Hajizadeh mengatakan, “Barat menyadari, bahwa Iran telah mencapai tingkat kekuatan baru. Ini secara alami mengganggu mereka. Tentu mereka, khususnya AS, akan marah pada keberhasilan peluncuran Satelit Noor-1 ke ruang angkasa.”

Hajizadeh menambahkan, “Sangat wajar, bahwa ini dianggap mengganggu mereka. Terutama, ketika badan intelijen mereka tidak mengetahui masalah ini, karena konsentrasi mereka pada krisis Corona.”

“Semua tahap pembuatan dan peluncuran satelit dilakukan tanpa sepengetahuan dinas intelijen Barat, dan itulah sebabnya mereka terkejut,” imbuh Hajizadeh.

Dalam sebuah wawancara televisi, seperti dikutip Al-Mayadeen, Hajizadeh mengatakan, “AS tidak dapat melakukan tindakan bodoh melawan Iran. Apa yang dinyatakan oleh para pejabatnya hanya untuk konsumsi internal mereka sendiri. Tidak lebih.”

Komandan Angkatan Udara IRGC itu juga menegaskan, bahwa negaranya akan memperkuat kemampuan pertahanan, militer dan ruang angkasa untuk menjamin keamanan nasional Iran.

Sementara itu, Juru Bicara Dewan Wali Iran (Shora-ye Negahban-e Qanun-e Assassi), Abbas Ali Kadkhodaei mengonfirmasi, bahwa Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB tidak mencegah peluncuran rudal oleh Iran.

“Larangan itu untuk rudal yang dirancang membawa hulu ledak nuklir,” papar Kadkhodaei.

Sementara Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Samkhani mengatakan, “Sanksi, ancaman atau bujukan politik tidak dapat memperlambat gerakan Iran untuk mencapai kepentingan nasionalnya, juga mendapatkan hak-haknya yang legal.”

Pada 22 April, Kantor Berita ISNA Iran mengumumkan, bahwa pasukan Korps Revolusi Islam Iran telah meluncurkan Satelit Noor-1 untuk keperluan militer.

ISNA juga mengonfirmasi, bahwa IRGC berhasil menempatkan satelit di orbitnya, 425 Km di atas permukaan bumi, yang menunjukkan pencapaian besar dan transformasi baru di luar angkasa oleh Iran.

Tags: