Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Komandan CENTCOM: Tujuan Iran adalah Mengusir Tentara AS dari Kawasan

Komandan CENTCOM: Tujuan Iran adalah Mengusir Tentara AS dari Kawasan

POROS PERLAWANAN – Dilansir Tasnim, Jenderal Kenneth McKenzie dalam jumpa pers pada hari Kamis 18 Juni menyatakan, ia berpendapat bahwa tujuan Iran saat ini adalah mengusir Tentara AS dari Kawasan.

“AS tidak menghendaki konfrontasi militer dengan Iran. Saya juga tidak berpikir bahwa para pemimpin Iran ingin berperang dengan kami. Mereka hanya ingin mengusir kami dari Kawasan,” kata Komandan Milter AS di Asia Barat (CENTCOM) tersebut, seperti dilaporkan al-Jazeera.

McKenzie juga bicara soal proses penarikan Tentara AS dari Irak, yang merupakan salah satu topik utama perundingan antara Baghdad dan Washington.

“AS akan mengurangi jumlah serdadunya di Irak, tapi tidak menarik semua mereka. Ini sudah dilakukan setelah berkonsultasi dengan Irak. Ini adalah hal yang diinginkan kalian. Kalian tidak menghendaki kami menempatkan serdadu dalam jumlah besar di Irak. Kalian meminta jumlahnya dikurangi,” ujar McKenzie kepada para wartawan.

Pada 5 Januari 2020 lalu, Parlemen Irak mengadakan rapat luar biasa yang dihadiri 170 legislator. Rapat itu membahas pengusiran tentara asing dari wilayah negara tersebut.

Seiring disahkannya keputusan Parlemen, Pemerintah Irak berkewajiban membatalkan permintaan bantuan dari Koalisi Internasional untuk memerangi ISIS, melarang Koalisi menggunakan zona darat, udara, dan laut Irak, dan mengadukan AS ke PBB dan Dewan Keamanan atas pelanggarannya terhadap kedaulatan Irak.

Pemerintah Irak juga dituntut melakukan investigasi dalam level tertinggi, untuk menyingkap sejumlah misteri di balik serangan udara AS dan memberitahukan hasil investigasi kepada Parlemen tujuh hari setelah keputusan itu disahkan.

AS melancarkan serangan udara AS di dekat bandara Baghdad pada dini hari 3 Januari 2020. Komandan Pasukan Quds IRGC, Jenderal Qassem Soleimani, dan Wakil Ketua al-Hashd al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis, gugur akibat serangan yang dilakukan atas instruksi langsung Donald Trump tersebut.

Aksi teror ini membuat para legislator Irak, yang sebelum itu sudah membahas rencana pengusiran pasukan asing, menjadi semakin serius untuk menangani masalah ini. Mereka pun mengesahkan UU pengusiran pasukan asing dua hari setelah gugurnya Syahid Soleimani dan Syahid Abu Mahdi.

Tags: