Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Main Pecat Pejabat yang Tak Sejalan dengan Dirinya, Pengamat: Trump Presiden Paling Korup Sepanjang Sejarah AS

POROS PERLAWANAN – Analis politik Myles Hoenig, menyebut Donald Trump sebagai presiden paling korup yang pernah dimiliki Amerika Serikat. Klaimnya merujuk pada kontroversi pemecatan seorang jaksa federal di New York yang tengah menyelidiki orang-orang terdekat Trump.

“Kami memiliki presiden korup sepanjang sejarah kami, tetapi tidak ada yang mencapai puncak korupsi seperti halnya Donald Trump,” kata Hoenig kepada Press TV pada hari Minggu.

Hoenig membuat pernyataan ketika ditanya tentang Jaksa Agung AS, William Barr yang baru-baru ini memecat seorang jaksa federal di New York yang tengah melakukan investigasi ke rekan Trump, termasuk pengacara pribadinya Rudy Giuliani.

Pemecatan Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York, Geoffrey Berman, menandai langkah terbaru oleh Barr yang menurut para kritikus, bertujuan untuk menguntungkan Trump secara politis dan melemahkan independensi Departemen Kehakiman (DOJ).

Menanggapi pemecatan tersebut, Berman mengatakan bahwa dirinya menolak untuk meninggalkan jabatannya, dan mengatakan bahwa investigasi yang sedang berlangsung akan terus berlanjut.

“Saya belum mengundurkan diri, dan tidak memiliki niat untuk mengundurkan diri dari posisi saya,” kata Berman.

Hoenig melanjutkan dengan mengatakan bahwa para pejabat pemerintahan Trump bekerja untuk memberi keuntungan bagi presiden di atas kepentingan negara.

“Satu hal yang sangat jelas. Trump tidak mengetahui sebagian besar hal yang disadari oleh siswa sekolah menengah. Khususnya dalam hal ini adalah kewarganegaraan dan sejarah. Apakah dia benar-benar memerintahkan ‘Pembunuhan Jumat Malam’ dengan memecat Berman tidaklah penting. Yang penting adalah bahwa ia telah menciptakan suasana di mana semua pelayannya bekerja untuk kepentingannya di atas semua yang lain dan di atas kepentingan bangsa,” jelas Hoenig.

Sementara itu, Senator Bernie Sanders juga menyebut Trump “presiden paling korup dalam hidup kita,” yang tidak seharusnya menggunakan DOJ sebagai “alat politik”.

Sanders juga meminta Kongres untuk “segera memulai penyelidikan tentang pemecatan ini”.

Tags:

Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 20480 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135