Loading

Ketik untuk mencari

Asia Barat

Mampu Kuasai Teknologi Pesawat Siluman Generasi ke-5, Iran Sukses Produksi Jet Canggih Qaher-313

Mampu Kuasai Teknologi Pesawat Siluman Generasi ke-5, Iran Sukses Produksi Jet Canggih Qaher-313

POROS PERLAWANAN – Ada sejumlah faktor penting di kancah pertempuran dunia. Salah satunya adalah kelengkapan perangkat dan persenjataan modern, seperti jet tempur. Sejak awal masuknya pesawat ke kancah pertempuran, sudah ada 5 generasi yang diperkenalkan ke dunia. Iran pun telah memasuki kancah ini dengan membuat jet generasi ke-3 dan ke-5.

Doktrin militer Iran dibangun atas dasar program komprehensif pertahanan, yang bertujuan untuk memberikan balasan keras terhadap segala bentuk agresi. Kekuatan militer Iran berasaskan kemampuan lokal, bukan pada impor industri militer dari luar.

Sebelum Revolusi Islam, Iran adalah salah satu “pembeli terbesar persenjataan di dunia.” Pasca Revolusi, Iran dihadapkan pada dua kejadian penting: embargo AS dan agresi Irak. Dalam rentang waktu ini, Iran bersusah payah memenuhi kebutuhan untuk jet-jet tempurnya, sampai akhirnya Otoritas Pertahanan Iran memutuskan untuk mewujudkan swasembada dalam industri militer.

Syahid Mansour Sattari adalah penggagas swasembada di Angkatan Udara Iran. Dia mendirikan sebuah pusat swasembada. Awalnya, pusat ini didirikan untuk memperbaiki komponen-komponen pesawat. Namun belakangan menjadi pusat perancangan dan pembaruan pesawat.

Dengan berakhirnya Perang Iran-Irak, perancangan dan pembuatan jet Saeqeh dan Azarakhsh pun dimulai. Pada dekade 90-an, seorang pejabat militer tinggi Iran mengumumkan pembuatan jet lokal pertama bernama Azarakhsh. Jet ini merupakan model dari jet F-5 Tiger. Azarakhsh dipamerkan pada pertengahan dekade 90-an dan bergabung dengan armada AU Iran pada tahun 2001.

Pada September 2006, jet pengebom Saeqeh mengangkasa dengan sukses pada latihan militer Zarbat-e Zolfaghar dan resmi bergabung dengan armada AU Iran. Jet ini dipamerkan dalam parade militer tahun 2007.

Saeqeh dirancang dan dibuat di Universitas Syahid Sattari. Jet ini memiliki panjang 14 meter dengan lebar sayap lebih dari 8 meter. Tingginya mencapai 4,4 meter dan kecepatan maksimalnya lebih dari 2 mach.

Jet Qaher-313

Di akhir dekade 90-an, terbetik berita bahwa Iran telah memiliki teknologi perancangan dan pembuatan jet generasi ke-5. Namun kabar yang lebih akurat dipublikasikan pada 2 Februari 2013 saat model pertama jet itu dipamerkan secara resmi di hadapan Presiden Mahmoud Ahmadinejad dan Menhan Ahmad Vaziri.

 

Pembuatan jet generasi ke-5 oleh Iran mengirim pesan penting kepada AS dan Rusia, yang merupakan pemilik utama teknologi ini. Pesan itu adalah bahwa kedua negara ini bukan lagi pemilik eksklusif teknologi tersebut. Namun ada negara kuat lain, yaitu Iran, yang telah mencapai teknologi itu dan sedang berusaha menyempurnakannya.

Mampu Kuasai Teknologi Pesawat Siluman Generasi ke-5, Iran Sukses Produksi Jet Canggih Qaher-313

 

Qaher-313 sanggup membawa senjata modern lokal seperti bom laser dan rudal cruise, juga memiliki daya ofensif tinggi. Salah satu karakteristiknya adalah mampu memuat 4 rudal atau bom di penyimpanan internalnya.

Sistem optik di bawah hidung jet juga memungkinkan Qaher-313 melacak kawasan yang menjadi targetnya.

Kemampuan lepas landas dan mendarat di landasan pendek, perbaikan dan perawatan mudah dan cepat, kemampuan terbang di ketinggian rendah, dan mengelabui radar adalah keunggulan-keunggulan jet buatan Iran tersebut. Jika kemampuannya bisa ditingkatkan, Qaher-313 juga bisa lepas landas secara vertikal seperti halnya F-35.

Situs Military Factory menulis, jet Qaher-313 adalah buatan lokal dan memiliki kemampuan stealth. Sputnik juga menyebut bahwa jet ini termasuk dalam jet generasi ke-5. Harian Guardian menyatakan, penerbangan Qaher-313 menunjukkan swasembada Iran di bidang teknologi militer.

Tags: