Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Media AS Nobatkan Pompeo ‘Menlu Terburuk dengan Kinerja Mengerikan’ Sepanjang Sejarah

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, media AS secara luas mengecam Menteri Luar Negeri Mike Pompeo karena kinerjanya yang “mengerikan” di kantor Departemen Luar Negeri yang dipimpinnya.

Dalam sebuah tulisan opini yang baru-baru ini diterbitkan oleh The Washington Post, Wakil Editor Halaman Editorial Jackson Diehl menyebut Pompeo sebagai “menteri luar negeri terburuk dalam sejarah”.

Dia menunjukkan bahwa Pompeo “telah gagal mengisi lusinan posisi senior di Departemen Luar Negeri, dan ratusan diplomat karier telah pergi atau diusir dalam pemberangusan politik”.

Diehl menulis bahwa survei menunjukkan orang-orang menganggap para pemimpin senior Departemen Luar Negeri “tidak menjaga kejujuran dan integritas tingkat tinggi”.

Penulis berkata, “Sebagai Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo telah memimpin gagalnya negosiasi dengan Korea Utara, kegagalan kampanye tekanan terhadap Iran dan upaya yang gagal untuk menggulingkan rezim otoriter Venezuela.”

Menurut Diehl, “Pengarahan [kebijakan luar negeri] Pompeo telah menyebabkan beberapa kerusakan diplomatik terburuk yang dialami Amerika Serikat dalam beberapa dekade -terutama dalam hubungan dengan sekutu terdekatnya… Amerika Serikat akan terlihat terisolasi. Dan masa jabatan Mike Pompeo sebagai Menlu terburuk dalam sejarah akan mencapai puncaknya”.

Pada bulan Mei, New York Times juga menerbitkan sebuah artikel serupa berjudul “Mike Pompeo adalah Menteri Luar Negeri Terburuk yang Pernah Ada,” dan surat kabar tersebut mengatakan bahwa Pompeo “telah menjadi Menteri Luar Negeri terburuk dalam sejarah Amerika, tanpa satu prestasi diplomatik” dan “dia terkenal karena menghabiskan waktu berjam-jam di Gedung Putih menjilat Trump”.

Sementara itu, Pompeo sendiri mengakui bahwa kegagalan untuk memperpanjang embargo senjata PBB terhadap Iran adalah kesalahan serius.

Dia berjanji untuk terus mendorong perpanjangan embargo senjata internasional yang diusulkan Washington terhadap Iran meskipun ada penentangan global yang kuat terhadap embargo ilegal ini.

Pompeo mengatakan pemerintahan Trump akan melanjutkan upaya anti-Iran meskipun telah kalah secara diplomatik.

Tags: