Loading

Ketik untuk mencari

Amerika Iran

Mentahkan Klaim Pompeo, Guterres: Keputusan Resolusi Sanksi Iran Tetap di Tangan Dewan Keamanan

Mentahkan Klaim Pompeo, Guterres: Keputusan Resolusi Sanksi Iran Tetap di Tangan Dewan Keamanan

POROS PERLAWANAN – Sekjen PBB, Antonio Guterres menanggapi pernyataan Menlu AS, Mike Pompeo bahwa AS akan mengembalikan sanksi-sanksi PBB atas Iran pekan depan.

Dikutip Fars dari Sputnik, Guterres menegaskan bahwa keputusan dan tindakan terkait resolusi sanksi Iran adalah tanggung jawab Dewan Keamanan PBB.

Kemarin Pompeo mengklaim, Washington akan kembali mengaktifkan sanksi PBB atas Iran pekan depan, sehingga embargo alutsista Iran akan menjadi permanen.

“Adalah Dewan Keamanan yang bisa mengatur dan mengeksekusi resolusi. Kami hanya bekerja sesuai instruksi dari Dewan Keamanan,” kata Guterres kepada para wartawan.

Pasca kekalahan memalukan AS di Dewan Keamanan dalam memperpanjang embargo alutsista Iran, Pompeo pada 20 Agustus lalu mengirim surat ke Dewan Keamanan. Dalam suratnya, Pompeo meminta pengaktifan klausul Snap Back untuk mengembalikan semua sanksi PBB atas Iran.

Mayoritas anggota Dewan Keamanan PBB, termasuk Rusia, China, Prancis, Inggris, dan Jerman menentang permintaan ini. Alasannya, Washington telah keluar secara sepihak dari JCPOA pada tahun 2018, sehingga tak berhak lagi mengaktifkan Snap Back.

Pada 27 Agustus, Pompeo mengklaim bahwa sanksi internasional atas Iran akan kembali aktif pada pertengahan malam 20 September waktu Greenwich, menyusul surat pemberitahuan AS ke Dewan Keamanan pada 21 Agustus.

Sebagian besar anggota Dewan Keamanan mempertanyakan klaim Washington terkait legalitas surat pemberitahuan ini untuk memulai proses kembalinya sanksi atas Iran.

Sebagai contoh, China dalam sidang Dewan Keamanan menegaskan, surat pemberitahuan AS tidak bisa ditafsirkan sebagai dimulainya pengaktifan kembali sanksi atas Teheran.

Tags: