Loading

Ketik untuk mencari

Amerika Iran

Mousavi: Iran, Suapan yang Terlalu Besar untuk Ditelan AS

Mousavi: Iran, Suapan yang Terlalu Besar untuk Ditelan AS

POROS PERLAWANAN – Wakil Khusus AS untuk Urusan Iran, Brian Hook, pada hari Jumat 7 Agustus menyatakan mundur dari jabatannya. Kabar ini ditanggapi Jubir Kemenlu Iran, Abbas Mousavi, melalui akun Twitter-nya.

“Tidak ada perbedaan antara John Bolton, Brian Hook, atau Elliott Abrams. Ketika kebijakan anti-Iran dibuat, para pejabat AS mengambil suapan yang terlalu besar untuk mulut mereka. Hal serupa berlaku bagi Mike Pompeo, Donald Trump, dan pejabat-pejabat AS di masa mendatang,” cuit Mousavi, seperti dilansir Fars.

Mousavi menyertakan tagar #KebijakanBangkrut dalam tweet-nya tersebut.

Menanggapi berita pengunduran diri Hook, Menlu AS dalam statemennya menyampaikan terima kasih kepadanya. Menurut Pompeo, Hook memang berniat untuk mundur dari jabatannya, seolah ingin mengesankan bahwa ia tidak dipecat.

Pompeo mengklaim, Hook berperan dalam pembebasan sejumlah warga AS yang ditahan di Iran.

Beberapa hari lalu, Menlu AS di sidang Senat mengakui bahwa Kebijakan Tekanan Maksimum atas Teheran gagal mewujudkan tujuan utamanya, kendati bisa mengurangi pemasukan Iran dari sektor minyak.

Hook sendiri termasuk dari sedikit pejabat AS yang aman dari aksi “bersih-bersih” yang dilakukan Kemenlu AS. Dia masih bertahan di posisinya, meski Rex Tillerson telah dipecat dari jabatan Menlu AS.

Hook dikenal memiliki sikap radikal dan permusuhan keras terhadap Iran. Sebagai contohnya, dia menuntut agar embargo persenjataan Iran diperpanjang. Namun di saat bersamaan, dia bicara soal pentingnya melakukan perundingan langsung dengan Teheran.

Menurut New York Times, pengunduran diri Hook telah melenyapkan “peluang yang masih tersisa” untuk berdiplomasi dengan Iran sebelum berakhirnya periode kepresidenan Trump.

Elliott Abrams dikabarkan akan menggantikan posisi Hook. Saat ini, dia merupakan Wakil Khusus AS untuk Urusan Venezuela.

Mengutip dari seorang mantan pejabat senior AS, harian Washington Post menulis bahwa Hook diminta untuk mengundurkan diri, agar tanggung jawab kegagalan strategi AS atas Iran bisa dibebankan ke pundaknya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *