Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Pantau Ketat Manuver Militer Amerika, Iran: Usikan Terkecil Kalian, Balasan Terkeras Kami

Pantau Ketat Manuver Militer Amerika, Iran: Usikan Terkecil Kalian, Balasan Terkeras Kami

POROS PERLAWANAN – Menanggapi pergerakan militer Amerika di Irak dan Teluk Persia, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran melayangkan peringatan keras kepada Amerika.

“Jika ada sedikit saja usikan, tindakan, atau lirikan jahat Amerika terhadap keamanan Iran, mereka akan mendapatkan balasan paling keras,” kata Mohammad Hussein Bagheri, Kamis 2 April, seperti dilansir al-Alam.

“Republik Islam Iran memantau sepenuhnya tiap aktivitas Amerika ini. Semua informasi terkait pergerakan mereka direkam dan diamati dengan teliti,” lanjutnya.

Menurut Bagheri, pergerakan militer Amerika di Irak dan Teluk Persia diulas secara massif di media-media yang berafiliasi dengan Paman Sam. Ia menyatakan, ada pula banyak berita yang menyudutkan al-Hashd al-Shaabi dan kelompok-kelompok Muqawamah di Irak.

“Satuan Pertahanan Iran dengan kewaspadaan penuh memantau perbatasan darat, laut, dan udara. Sejumlah serangan yang diarahkan ke pangkalan-pangkalan Amerika dalam beberapa pekan terakhir, adalah reaksi alamiah dari rakyat Irak dan kelompok Muqawamah,” tandas Bagheri.

“Itu merupakan respons atas aksi biadab Amerika dalam meneror Syahid Qassem Soleimani dan Syahid Abu Mahdi al-Muhandis. Serangan-serangan itu tak berkaitan dengan Iran. Bisa dipastikan bahwa adanya hubungan serangan-serangan itu dengan Iran, seperti yang diklaim Amerika, adalah fitnah dan rumor belaka,” ulasnya.

“Orang-orang Amerika tahu benar bahwa masyarakat di kawasan, termasuk rakyat Irak, menentang keberadaan militer Amerika di negara mereka. Jadi, (serangan) itu adalah respons yang wajar terhadap eksistensi ilegal tentara Amerika di kawasan,” pungkas Bagheri.

Dalam beberapa hari terakhir, pasukan Amerika keluar dari sejumlah pangkalan di Irak, untuk kemudian pindah ke pangkalan Ayn al-Asad. Kementerian Pertahanan Amerika (Pentagon) juga dikabarkan telah menempatkan sistem pertahanan udara Patriot di pangkalan tersebut.

Langkah ini diambil Amerika menyusul terjadinya sejumlah serangan roket ke beberapa pangkalannya, seperti al-Taji, dan Zona Hijau di Baghdad. Washington mengklaim, serangan-serangan itu dilancarkan kelompok-kelompok milisi pro-Iran.

Pasca gugurnya Syahid Soleimani dan Syahid Abu Mahdi pada Januari lalu, parlemen Irak mengesahkan undang-undang yang meminta agar semua pasukan asing, termasuk Amerika, segera angkat kaki dari negara tersebut.

Tags:

Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 4096 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135

Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 4096 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 2167