Perseteruan Internal Israel Soal Iran Makin Serius, Gantz Lempar Peringatan Keras ke Netanyahu - POROS PERLAWANAN
Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Perseteruan Internal Israel Soal Iran Makin Serius, Gantz Lempar Peringatan Keras ke Netanyahu

Perseteruan Internal Israel Soal Iran Makin Serius, Gantz Lempar Peringatan Keras ke Netanyahu

POROS PERLAWANAN – Dalam kelanjutan perseteruan internal di Tel Aviv terkait kontrol kebijakan Rezim Zionis di hadapan Iran, Menteri Perang Israel Benny Gantz pada Jumat 22 Januari kemarin memberi peringatan keras kepada Benyamin Netanyahu.

Dikutip Fars dari Times of Israel, Gantz menyatakan ia tak akan membiarkan Netanyahu menyingkirkan ia dan kementeriannya dari dialog dengan Pemerintahan Joe Biden terkait masalah Iran.

“Saya ingin memastikan bahwa tak seorang pun menggunakan trik yang bisa membahayakan kami dan mencampuri urusan kami untuk menjaga keamanan Israel,” kata Gantz dalam sebuah klip yang diunggah ke Facebook.

Menurut Times of Israel, pesan itu secara tidak langsung ditujukan kepada Netanyahu, yang merahasiakan dialognya dengan Pemerintahan Donald Trump dari Gantz.

Dalam pesannya, Gantz mengklaim ia memiliki hubungan dekat dengan tim keamanan Biden, dengan dalih ia pernah menjadi staf militer Israel di Washington.

Dalam beberapa bulan lalu, media-media Israel mengabarkan konflik seru di tingkat tinggi Kabinet Rezim Zionis, yang berkaitan dengan upaya Netanyahu untuk mengambil alih kendali kebijakan melawan Iran secara sepenuhnya.

Axios pada 8 Januari silam melaporkan, Netanyahu berselisih paham dengan Gantz, Menlu Israel Gabi Ashkenazi, dan para pejabat keamanan Rezim Zionis terkait isu Iran.

Berdasarkan laporan Axios, Penasihat Keamanan Internal Israel mengirim surat kepada Gantz, yang menjelaskan bahwa Netanyahu sendiri yang akan mengambil keputusan final terkait kesepakatan nuklir Iran.

Surat ini juga dikirimkan kepada Dubes Israel di AS, Direktur Mossad, dan Kepala Staf Gabungan Tentara Israel.

Dua hari kemudian, Gantz membalas surat itu dan menyatakan bahwa Netanyahu memang memiliki wewenang untuk mengambil keputusan final, tapi ia tidak bisa mengabaikan keseluruhan komunitas intelijen Israel begitu saja.

“Masalah keamanan, terutama soal kesepakatan nuklir Iran, bukan hanya masalah pribadi satu orang saja,” tandas Gantz dalam suratnya.

Menurut para pakar, Gantz dan Netanyahu sepakat untuk menghalangi AS kembali ke JCPOA. Namun mereka berselisih paham terkait taktik untuk menjalankan kebijakan tersebut.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *