Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

PM Sudan Tegaskan Negaranya Tak Tertarik Ikuti Langkah UEA Normalisasi Hubungan dengan Israel

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Perdana Menteri Sudan Abdalla Hamdok telah memupus harapan Amerika untuk ikut normalisasi dengan Israel dalam waktu dekat, dengan mengatakan bahwa pemerintahnya tidak memiliki mandat untuk menjalin hubungan dengan Tel Aviv dan keputusan semacam itu harus menunggu sampai setelah masa transisi berakhir di negara Afrika tersebut.

Selama pembicaraan di Ibu Kota Khartoum pada hari Selasa, Hamdok “mengklarifikasi” kepada Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo bahwa transisi negara itu “dipimpin oleh aliansi yang luas dengan agenda khusus -untuk menyelesaikan transisi, mencapai perdamaian dan stabilitas Sudan, dan mengadakan pemilihan bebas,” kata Jubir Pemerintah Sudan, Faisal Saleh dalam sebuah pernyataan.

“(Kami) tidak memiliki mandat di luar tugas-tugas ini atau untuk memutuskan normalisasi dengan Israel,” kata Hamdok.

Perdana Menteri Sudan juga menegaskan kembali pentingnya memisahkan antara normalisasi hubungan, dengan keputusan AS untuk menghapus Sudan dari daftar negara sponsor terorisme, menegaskan bahwa kedua hal tersebut tidak ada hubungannya.

Pemerintah sementara Sudan mengambil alih kekuasaan sejak tahun lalu, setelah pemimpin sebelumnya Omar al-Bashir digulingkan oleh militer menyusul protes massa besar-besaran. Mereka akan tetap menjabat sampai pemilihan pada tahun 2022.

Pompeo tiba di Khartoum pada hari Selasa untuk mendorong normalisasi Sudan dengan Israel, dua minggu setelah AS menengahi kesepakatan damai yang sangat kontroversial antara Tel Aviv dan Uni Emirat Arab (UEA).

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *