Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Poros Perlawanan Palestina Siap Kirim ‘Pesan Penting’ dari Medan Tempur untuk Zionis Israel

Poros Perlawanan Palestina Siap Kirim 'Pesan Penting' dari Medan Tempur untuk Zionis Israel

POROS PERLAWANAN – Kelompok-kelompok Poros Perlawanan Palestina di Gaza menyatakan, Rezim Zionis dengan perilakunya telah menggagalkan upaya untuk menenangkan situasi di perbatasan Gaza-Israel.

Sebuah sumber di Poros Perlawanan Palestina pada Kamis 27 Agustus mengatakan kepada al-Mayadeen, sikap keras kepala Israel adalah penyebab utama gagalnya mediasi yang dilakukan berbagai pihak.

“Rezim Zionis bersikeras mempertahankan prinsip ‘kedamaian sebagai imbalan kedamaian’, bukan prinsip ‘kedamaian sebagai imbalan pencabutan blokade Gaza’. Inilah yang menghalangi terwujudnya kedamaian di daerah perbatasan,” kata sumber tersebut, seperti dilansir Fars.

Menurut sumber itu, para pemuda Gaza dalam waktu dekat akan mengirim pesan-pesan dari medan tempur kepada Zionis.

Ia mengatakan, Israel harus mempelajari pesan-pesan tersebut dengan cermat, sebelum segala sesuatu lepas dari kendali. Para pemuda Gaza, tegasnya, memiliki semua opsi dan sarana yang diperlukan untuk berkonfrontasi dengan Rezim Zionis.

Kepada al-Mayadeen, sumber itu menyatakan, jika Israel ingin meruncingkan ketegangan, kelompok-kelompok Poros Perlawanan telah merilis statemen bersama, dan Tel Aviv mesti membaca statemen tersebut.

Dalam konfrontasi terbaru dan tindakan Tel Aviv yang melancarkan serangan udara ke basis-basis Poros Perlawanan di Gaza, Hamas dan Jihad Islami telah memperingatkan Israel akan konsekuensi agresi tersebut. Mereka menyatakan, para pejuang Palestina bersatu padu untuk melawan kesewenang-wenangan Zionis.

Dalam rangka mengakhiri blokade yang telah berlangsung selama 14 tahun, para pejuang dan warga Palestina membuat layang-layang dan balon berapi, kemudian menerbangkannya ke arah permukiman Zionis.

Kebakaran di sejumlah titik menjadi problem besar bagi Israel. Tel Aviv sampai mengerahkan tentara setiap hari untuk memadamkan api di puluhan titik.

Blokade atas Gaza telah memperburuk kondisi ekonomi dan kemanusiaan di kawasan tersebut. Israel telah melarang pasokan barang-barang, listrik, dan BBM ke Gaza. Kondisi memprihatinkan ini membuat Gaza dikenal sebagai “penjara terbuka terbesar di dunia”.

Tags: