Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Rusia: Hak Kepemilikan Nuklir Iran Benar-benar Sah dan Sesuai Hukum Internasional

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Wakil Tetap Rusia untuk PBB mengatakan bahwa kapasitas nuklir yang dimiliki Iran “benar-benar sah” karena sesuai dengan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

“Peluang dan kemampuan ini benar-benar sah selama digunakan untuk tujuan damai”, cuit Mikhail Ulyanov pada hari Minggu.

“Tugas IAEA (Badan Energi Atom Internasional) adalah untuk mensertifikasi non-penyimpangan bahan nuklir”, tambahnya.

Dia tampaknya mengacu pada verifikasi berulang Badan Nuklir PBB tentang non-penyimpangan program energi nuklir Iran.

Ulyanov membuat pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas tweet oleh Mark Dubowitz, CEO dari apa yang disebut sebagai Lembaga Kebijakan Pertahanan Demokrasi yang teridentifikasi sebagai bagian dari lobi Israel di Amerika Serikat, dan sebagai Badan Kerja Washington untuk mempromosikan kebijakannya terhadap negara-negara tertentu, termasuk Rusia dan Iran.

Dalam tweet itu, Dubowitz mengkritik apa yang disebutnya “kemampuan atom” yang diberikan kepada Iran di bawah Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), perjanjian nuklir 2015 antara Republik Islam dan negara-negara dunia.

Namun, Ulyanov menegaskan, “Peluang atom diberikan ke Iran oleh #NPT.”

Dia menambahkan bahwa mereka yang tidak setuju dengan sifat tugas IAEA yang menjadi petugas verifikasi berbagai program non-penyimpangan nuklir, berarti melawan NPT.

Amerika Serikat meninggalkan JCPOA pada tahun 2018, terlepas dari kenyataan bahwa perjanjian tersebut telah diratifikasi oleh Dewan Keamanan PBB sebagai Resolusi 2231.

Sejak itu, Washington tak henti-hentinya berusaha merusak kesepakatan.

Washington juga telah mengancam para penandatangan JCPOA lainnya untuk meninggalkan tugas mereka berdasarkan perjanjian tersebut.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *