Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Sanaa: Sudah Lewat 100 Hari, Janji Biden Hentikan Perang di Yaman Hanya Omong Kosong Tanpa Bukti

Sanaa: Sudah Lewat 100 Hari, Janji Biden Hentikan Perang di Yaman Hanya Omong Kosong Tanpa Bukti

POROS PERLAWANAN – Agresi ke Yaman hingga sekarang masih berlanjut, kendati lebih 100 hari lalu Presiden AS, Joe Biden berjanji akan mewujudkan perdamaian di negara itu. Hal ini pun dikomentari oleh anggota Dewan Tinggi Politik Yaman, Muhammad Ali Houthi.

Dilansir Fars, Houthi melalui pesan di akun Twitter-nya menyatakan, ia sudah memprediksi agar jangan bersikap optimis terhadap omongan Biden.

Dalam pidato pertamanya sejak menjadi Presiden AS, Biden menjelaskan soal kebijakan luar negeri Washington. Terkait perang di Yaman, ia mengaku akan menghentikannya.

Dia menyebut perang Yaman sebagai “bencana strategis” dan mengklaim akan menghentikan dukungan AS terhadap agresi ke Yaman, termasuk penjualan senjata (ke Koalisi Saudi). Namun hingga kini, agresi Koalisi Saudi masih terus berlanjut.

“Sejak Biden mengumumkan soal pentingnya perdamaian dan penghentian agresi ke Republik Yaman, sudah 100 hari atau lebih berlalu tanpa ada satu pun tindakan. Apa yang sudah pernah kami katakan (tentang hal ini) telah terbukti, bahwa pernyataan (Biden) ini bersifat emosional dan tidak terprogram.”

“Omongan-omongan ini tidak didasari rencana praktis dalam hal ini. Optimisme yang ditunjukkan sebagian pihak terbukti tidak pada tempatnya. Kami (saat itu) sudah mengatakan bahwa emosi harus dibalas dengan emosi. Bukankah demikian?” cuit Houthi.

Sebelum ini, Houthi juga menanggapi statemen Muhammad bin Salman, yang menyeru Ansharullah untuk bertatap muka dengan semua kelompok di Yaman di meja perundingan.

“Kami memerhatikan pernyataan ini. Namun sebenarnya tidak ada pertikaian dengan sesama pihak Yaman. Adanya adalah pertikaian dengan negara-negara anggota Koalisi Agresor AS-Inggris-Saudi-UEA dan para sekutu mereka”, cuit Houthi.

“Oleh karena itu, kami berharap negara-negara pemblokade dan pemimpin perang lebih mengetahui pentingnya mengenal pihak-pihak yang pertemuan dengan mereka bisa mewujudkan perdamaian bagi rakyat Yaman. Jika mereka serius soal perdamaian, itu pasti akan terwujud”, imbuhnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *