Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Saudi Sengaja Rancang Kampanye Sesat Salahkan Hizbullah atas Ledakan Beirut

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, sebuah situs berita dan opini AS menyebut bahwa Arab Saudi, telah dikaitkan dengan sebuah kampanye disinformasi untuk menyalahkan Hizbullah atas ledakan dahsyat di Beirut.

The Daily Beast mengungkapkan bahwa segera setelah tragedi yang menewaskan sedikitnya 158 orang, empat akun influencer yang terkait dengan Saudi mulai menyebarkan banyak teori konspirasi ke platform media sosial, kata situs web itu, mengutip sumber-sumber intelijen. Gelombang disinformasi ini lantas menaikkan tagar #AmoniaHizbullahMembakarBeirut yang menjadi trending hanya dalam 24 jam.

Hanya dalam 48 jam setelah ledakan, kampanye tersebut menghasilkan 14.000 interaksi yang melibatkan 9.870 akun yang “menyebarkan kebohongan”, kata situs web tersebut, mengutip Marc Owen Jones, seorang penulis dan asisten profesor studi Timur Tengah di Universitas Hamad bin Khalifa di Doha, Qatar.

“Ini bagian dari kiasan umum yang keluar dari Saudi,” katanya, menambahkan, “Jelas dampaknya adalah menciptakan kekosongan suara-suara oposisi, yang diisi dengan corong Pemerintah.”

Selama mereka diizinkan di media sosial, “mereka akan berkembang tanpa dikendalikan”, kata akademisi itu, menambahkan “mereka telah menciptakan ekosistem”.

“Tujuannya adalah untuk membenarkan kepada audiens domestik di Arab Saudi bahwa Hizbullah adalah organisasi teroris, tidak untuk dipercaya,” kata The Daily Beast.

Hizbullah mengubah dirinya menjadi bagian integral dari struktur pertahanan Lebanon setelah berhasil mempertahankan negara itu dari dua perang dengan Israel pada tahun 2000-an.

Pengguna media sosial yang mengikuti perkembangan tragedi ledakan telah mendorong pihak berwenang Lebanon untuk meminta publik menghindari tindakan atau penyebaran rumor dan informasi yang tidak diverifikasi.

Tags: