Loading

Ketik untuk mencari

Irak

Serangan Udara dan Operasi Skala Besar Tandai Dimulainya Kembali Operasi Gabungan Militer Nasional dan Poros Perlawanan Irak Berantas Sisa Teroris ISIS

POROS PERLAWANAN – Jet tempur milik militer nasional Irak dilaporkan telah menggempur tempat persembunyian dari sisa-sisa kelompok teroris Takfiri ISIS di Provinsi Salahuddin, Irak Utara, seperti dilaporkan oleh Press TV. Serangan ini menewaskan lebih dari selusin ekstremis yang bersembunyi di sana.

Biro media Komando Operasi Gabungan Irak, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Senin, 20 April, mengumumkan bahwa jet tempur F-16 Irak menargetkan tiga tempat persembunyian militan ISIS di Pulau Abdul Aziz, di tengah Sungai Tigris, yang menewaskan 14 teroris Daesh.

Pernyataan yang dikutip dari kantor berita berbahasa Arab al-Forat tersebut juga menambahkan bahwa tempat persembunyian itu digunakan oleh teroris untuk merancang serangan yang menargetkan petugas keamanan dan masyarakat umum.

Di hari yang sama, sebuah sumber keamanan melaporkan bahwa Irak telah mengumumkan dimulainya operasi militer skala besar di provinsi Diyala, operasi yang melibatkan Angkatan Udara ini akan dilancarkan di sebuah target lokasi persembunyian teroris, 23 kilometer di timur laut Ibu Kota provinsi, Baquba.

Operasi militer untuk menumpas teroris ISIS ini dimulai kembali setelah dinyatakan berakhir oleh mantan Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi pada 9 Desember 2017 lalu.

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa operasi ini melibatkan kelompok perlawanan Hashd al-Sha’abi, atau yang dikenal dengan Pasukan Mobilisasi Populer (PMU).

Pasukan Hashd al-Sha’abi telah memainkan peran utama dalam pembebasan daerah-daerah yang dikuasai Daesh di Selatan, Timur Laut, dan Utara Ibu Kota Irak, sejak para teroris melancarkan serangan di negara itu.

Pada November 2016, parlemen Irak memilih untuk mengintegrasikan Hashd al-Sha’abi, yang dibentuk tidak lama setelah munculnya Daesh di Irak pada 2014, ke dalam militer nasional.

Tags: