Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Tak Mau Dicap Kalah, Trump Ancam Demo ‘Besar, Keras dan Berani’ Januari Nanti

Tak Mau Dicap Kalah, Trump Ancam Demo 'Besar, Keras dan Berani' Januari Nanti

POROS PERLAWANAN – Presiden AS, Donald Trump pada Sabtu 19 Desember mengunggah cuitan, yang mengabarkan sebuah demo besar bakal dilakukan 6 Januari mendatang di Washington.

Dalam cuitannya tersebut, Trump menyinggung laporan yang dipublikasikan salah satu penasihatnya, Peter Navarro di majalah Washington Examiner tentang kecurangan dalam Pilpres AS. Trump mengklaim, mustahil ia kalah dalam pemilu.

“Peter Navarro memublikasikan laporan setebal 36 halaman, yang menyebut bahwa klaim kecurangan di Pilpres ‘lebih dari mencukupi’ untuk kemenangan Trump,” cuitnya.

“Berdasarkan statistik, kekalahan (saya) di Pilpres tidak mungkin terjadi. Akan ada protes besar di (Washington) D.C pada 6 Januari. Hadirlah di sana, (protes kita) ini akan keras,” imbuhnya.

Pada 6 Januari nanti, para anggota Kongres AS akan berkumpul untuk mengonfirmasi suara Electoral College dan kemenangan Joe Biden dalam Pilpres 2020.

Sebelum ini, Trump sempat mengajukan argumentasi aneh soal kemenangannya di Pilpres. Ia mencuit, “Tidak pernah terjadi bahwa seorang kandidat menang di Florida dan Ohio, kemudian kalah dalam Pilpres. Saya menang di dua negara bagian ini dengan selisih suara banyak!”

Bagian pertama argumentasi Trump, bahwa sebelum ini belum pernah ada Presiden AS yang terpilih tanpa menang di Florida dan Ohio, memang benar adanya. Namun usahanya untuk membuktikan kemenangannya di Pilpres berdasarkan fakta ini tidak bisa diterima.

Dengan kata lain, meski Trump menganggap kemenangan di Florida dan Ohio sebagai “syarat memadai” untuk memenangi Pilpres secara keseluruhan, namun hal ini tidak bisa menjadi “syarat yang diperlukan”, juga bukan “syarat memadai”, untuk menjadi presiden terpilih.

Sebelum itu, Trump juga pernah mencuit, ”Kita akan segera mempelajari sesuatu tentang kata ‘keberanian’ dan penyelamatan negara kita. Saya memperoleh suara ratusan ribu lebih banyak di semua negara bagian putaran. Data yang ada pascapengambilan suara menunjukkan bahwa mustahil saya kalah, kecuali jika hasil Pilpres sudah dimanipulasi.”

Tags: