Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Tak Pernah Fokus Lawan Israel, Sejumlah Negara Arab Lebih Sibuk Tebar Iranofobia di Kawasan

Tak Pernah Fokus Lawan Israel, Sejumlah Negara Arab Lebih Sibuk Tebar Iranofobia di Kawasan

POROS PERLAWANAN – Jubir Kemenlu Iran, Saeed Khatibzadeh menyesalkan statemen ulangan Komite Liga Arab yang menyudutkan Teheran. Khatibzadeh menyarankan sebagian negara Arab untuk menghadapi sumber asli ancaman regional, yaitu Israel, daripada merilis statemen-statemen kosong.

Pada hari Rabu 9 September lalu, Komite Liga Arab (UEA, Saudi, Bahrain, dan Mesir) kembali melontarkan tuduhan-tuduhan usang terhadap Iran.

Empat negara ini menuding Iran “mencampuri urusan negara-negara Arab dan memicu perselisihan sektarian.” Mereka juga meminta Teheran untuk “menghentikan dukungan terhadap proksi-proksi regionalnya”.

Dilansir Fars, Khatibzadeh menyebut statemen-statemen menjemukan ini bagian dari upaya penyebaran Iranofobia dan legalisasi Rezim Zionis.

“Tuduhan-tuduhan tak berdasar ini dikemukakan oleh negara-negara yang melakukan kesalahan strategis dengan menjalin hubungan bersama Israel. Kini mereka kelabakan untuk mengalihkan perhatian dari sumber utama ancaman ini,” kata Khatibzadeh.

Ia menegaskan, justru tindakan negara-negara di Koalisi Saudi yang memicu ketegangan di Kawasan, di antaranya adalah membuka jalan bagi Israel, menyokong teroris di Irak, dan Suriah, menggilas unjuk rasa damai rakyat Bahrain, dan melancarkan agresi atas Yaman.

Khatibzadeh menyatakan, kekuatan militer Iran hanya bersifat defensif dan sama sekali bukan ancaman bagi negara-negara tetangganya. Ia lalu menasihati sejumlah negara di Kawasan agar tidak menjadi gudang senjata AS dan Barat, serta mengandalkan kekuatan nasional daripada “membeli keamanan impor”.

Jubir Kemenlu Iran juga menanggapi laporan Dewan HAM tentang kondisi di Yaman. Menurut Khatibzadeh, adalah hal yang aneh ketika nama Iran disandingkan dengan negara-negara yang memasok persenjataan bagi Koalisi Saudi.

Ia menyatakan, AS dan sejumlah negara seperti Kanada sudah jelas-jelas terbukti menjual senjata kepada Koalisi Saudi. Namun Iran, yang sejak awal mendukung solusi politik untuk krisis Yaman, justru dituding memasok senjata untuk Yaman.

Khatibzadeh menegaskan, blokade ketat Koalisi Saudi telah menghalangi sampainya bantuan kemanusiaan Iran ke Yaman. Dengan demikian, klaim pengiriman senjata Iran untuk Sanaa adalah tuduhan tak berdasar dan tanpa bukti.

Tags:

Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 20480 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135