Loading

Ketik untuk mencari

Irak

‘Takut Jadi Target Serangan Poros Perlawanan’, Satu di Antara 3 Poin Keputusan Trump Tarik Tentaranya dari Irak

'Takut Jadi Target Serangan Poros Perlawanan', Satu di Antara 3 Poin Keputusan Trump Tarik Tentaranya dari Irak

POROS PERLAWANAN – Seorang legislator Irak dari Aliansi Fath, Fadhil Jabir, kembali menekankan bahwa Tentara AS harus angkat kaki dari negaranya.

Dikutip Fars dari al-Maalomah, Jabir menilai ada 3 pesan dalam keputusan Presiden AS, Donald Trump untuk mengurangi jumlah pasukannya di Irak.

Pesan pertama, kata Jabir, adalah ketakutan Tentara AS menjadi target serangan, juga ketakutan mereka terhadap Poros Perlawanan Irak.

Menurutnya, pesan kedua dari keputusan ini adalah tujuan politis demi kepentingan kampanye Trump, karena Pilpres AS sudah semakin dekat.

Pesan ketiga, yang disebut Jabir sebagai “pesan paling berbahaya”, adalah niat Washington untuk mempertahankan sisa pasukan di Irak dan memperkuat posisi mereka.

Ia menyatakan, Parlemen Irak telah memutuskan untuk mengusir pasukan asing dan tidak akan mencabut keputusan final ini. Sebab itu, semua pasukan asing harus angkat kaki dari negaranya.

Sebelum ini, Jubir Aliansi Fath, Ahmad al-Asadi juga bicara soal pengusiran Tentara AS dari Irak. Ia mengatakan, ”Kami telah memberitahu (Mustafa) al-Kadhimi bahwa kami menentang bertahannya Tentara AS di Irak untuk tiga tahun ke depan.”

Menurutnya, musuh berusaha melemahkan faktor-faktor keamanan Irak, yaitu keberadaan ulama panutan dan al-Hashd al-Shaabi.

Al-Asadi menegaskan, selama PM Irak bertindak dalam koridor perjanjian dan kesepakatan terdahulu, Aliansi Fath akan memberi dukungan dan menentang penghapusan kesepakatan-kesepakatan tersebut.

Ia juga menyatakan, jika lawatan-lawatan al-Kadhimi membawa keuntungan bagi Irak, Aliansi Fath juga akan menyokong lawatan tersebut. PM Irak, tandas al-Asadi, bisa melakukan kunjungan ke mana pun, kecuali Israel.

Tags: