Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Teheran Peringatkan Eropa Tak Bertekuk Lutut pada Tekanan AS Soal Perpanjangan Embargo Senjata Iran

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Iran memperingatkan bahwa pihaknya akan mengambil “langkah-langkah efektif” jika negara-negara Eropa tunduk pada tekanan AS yang bertujuan untuk memperpanjang embargo senjata atas Republik Islam yang secara hukum akan berakhir pada Oktober mendatang.

“Kami telah memperingatkan negara-negara Eropa bahwa jika mereka menyerah pada tekanan politik dan diplomatik AS dan memicu embargo, Iran telah mempertimbangkan langkah-langkah efektif, tetapi kami berharap persoalan ini tidak akan berakhir seperti itu,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi dalam sebuah wawancara dengan Kantor Berita Tasnim pada hari Sabtu.

“Kami menyarankan negara-negara independen untuk tidak membuat keputusan yang tidak bijaksana tentang perdamaian dan keamanan internasional di bawah tekanan AS,” tambahnya.

Dia mengatakan bahwa pencabutan embargo senjata adalah hak legal Iran berdasarkan kesepakatan nuklir yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), dan Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.

Di bawah JCPOA, pembatasan yang diberlakukan pada pembelian dan penjualan senjata harus dicabut pada Oktober.

Mousavi mencatat bahwa AS menyebarkan kebohongan dan melancarkan kampanye kotor terhadap Teheran untuk memperpanjang embargo.

“Mereka (Amerika) berusaha membentuk konsensus baru terhadap kita dan menggambarkan Republik Islam sebagai faktor yang mengganggu keamanan, padahal Pasukan AS lah yang mengganggu perdamaian, stabilitas dan keamanan di Kawasan,” tegas Mousavi.

Hingga saat ini, AS terus menekan Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran sebagai bagian dari apa yang disebut kampanye “Tekanan Maksimum” Washington terhadap Teheran.

Tags: