Loading

Ketik untuk mencari

Suriah

Tepis Kesangsian yang Sengaja Ditebar Musuh, Penasihat Assad: Kami Percaya kepada Iran dan Rusia sebagai Sekutu Suriah

Tepis Kesangsian yang Sengaja Ditebar Musuh, Penasihat Assad: Kami Percaya kepada Iran dan Rusia sebagai Sekutu Suriah

POROS PERLAWANAN – Penasihat Bashar Assad untuk Urusan Politik dan Media, Bouthania Shaaban, menyatakan, Damaskus adalah titik berat Poros Perlawanan, sekaligus pusat penting di Timur Tengah dalam perhitungan regional dan internasional.

Dilansir Fars, Shaaban menyebut sikap Suriah adalah perlawanan terhadap penjajahan dan terorisme.

“Tak banyak negara di dunia yang punya nyali untuk mengambil keputusan secara independen. Perang terhadap Suriah adalah perang terhadap sikap independennya. Suriah menolak menjadi boneka negara lain, yang hanya melakukan apa yang didiktekan kepadanya,” kata Bouthania.

Dia juga bicara soal sanksi-sanksi baru AS atas Suriah dalam bentuk Hukum Caesar. Menurut Shaaban, hal baru dalam hukum ini adalah dicantumkannya Iran dan Rusia selaku sekutu Suriah sebagai sasaran sanksi.

Shaaban menilai, hal ini tidak mengherankan, sebab pusat-pusat penelitian Barat dan Zionis menegaskan, hal paling membahayakan dalam Perang Suriah adalah “koalisi antara Suriah, Iran, Lebanon, dan Irak.”

Dia menjelaskan, AS mengajukan syarat-syarat mustahil jika Hukum Caesar ini akan dicabut. Sebab, syarat-syarat itu akan menghapus kedaulatan Suriah.

“Andai kami ingin menerima syarat-syarat ini, orang-orang Suriah tak perlu mengorbankan nyawa mereka dalam perang 9 tahun demi membela kemerdekaan mereka,” tutur Shaaban.

Penasihat Assad menyatakan, tujuan dari tekanan-tekanan ini adalah agar AS memperoleh sesuatu yang tak bisa didapatkannya melalui terorisme. Dengan kata lain, “perang utama” telah menggantikan “perang proksi.”

“Namun kami tak punya jalan selain tabah dan bersabar. Ketabahan ini akan membuahkan hasil dalam waktu dekat,” tandasnya.

Shaaban berpendapat, diangkatnya Wakil Pribadi Putin, Alexander Yefimov, sebagai Dubes Rusia untuk Suriah sebagai hal yang sangat penting. Ini membuat Suriah memiliki posisi yang tak dimiliki negara lain. Langkah ini penting di saat sebagian negara berusaha mengeruhkan hubungan Suriah-Rusia.

Ia menegaskan, setiap bentuk penyangsian terkait hubungan Suriah dengan Iran dan Rusia hanya akan menguntungkan pihak musuh. Musuh adalah sumber isu-isu keretakan hubungan ini. Namun, kata Shaaban, ”Yang penting kami percaya kepada diri kami sendiri dan para sekutu kami.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *