Trump Anggap Metode 'Tindih Leher' Tindakan Bagus dan Penting Dilakukan, Polisi AS Bunuh Warga Kulit Hitam Lagi - POROS PERLAWANAN
Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Trump Anggap Metode ‘Tindih Leher’ Tindakan Bagus dan Penting Dilakukan, Polisi AS Bunuh Warga Kulit Hitam Lagi

Trump Anggap Metode 'Tindih Leher' Tindakan Bagus dan Penting Dilakukan, Polisi AS Bunuh Warga Kulit Hitam Lagi

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, pergulatan dua Polisi AS dengan seorang warga kulit hitam di kota Atlanta berujung pada tewasnya warga tersebut.

Situs Hill melaporkan, Kepala Kepolisian Atlanta, Erika Shields, mengundurkan diri dari posisinya, Sabtu 13 Juni malam. Shields mundur menyusul tewasnya Rayshard Brooks (27 tahun) akibat sengatan pistol listrik Polisi Atlanta.

Pengunduran diri Shields diumumkan oleh Wali Kota Atlanta, Keisha Lance Bottoms, dalam sebuah jumpa pers. Bottoms menuntut agar dua opsir polisi yang terlibat dalam tewasnya Brooks segera dipecat.

Mengutip dari Kantor Polisi Atlanta, Kantor Penyidik Georgia mengabarkan tewasnya seorang pria kulit hitam saat memarkir kendaraannya di pelataran sebuah restoran. Kabarnya, pria itu menolak saat polisi menyuruhnya melakukan tes, untuk mengetahui dia apakah dia menyetir dalam keadaan mengantuk atau tidak.

Klip pergulatan dua opsir polisi dengan pria tersebut menunjukkan, mereka (polisi) menembakkan pistol listrik (taser) ke arah Brooks setelah kewalahan dalam meringkusnya.

Polisi Georgia mengumumkan, Brooks dibawa ke rumah sakit setelah insiden itu. Namun ia meninggal setelah menjalani operasi.

Sanders Sebut Trump “Rasis Penipu Masyarakat”

Senator Wermount, Bernie Sanders, menanggapi ucapan Donald Trump terkait perlunya polisi menggunakan metode “menindih leher” saat menindak tersangka.

“Saya tidak percaya harus mengatakan ini: ’Tidak, Tuan Presiden. Menindih leher bukan cara yang bagus dan tak berbahaya’. Trump adalah seorang rasis. Dia politisi yang menipu masyarakat. Trump mempopulerkan kekerasan. Dia harus kalah (dalam Pilpres),”cuit Sanders.

Joe Biden, rival Trump dalam Pilpres AS mendatang, juga menuntut agar Polisi AS berhenti menggunakan metode menindih leher saat menangkap tersangka.

Saat diwawancarai Fox News Jumat lalu, Trump mengatakan, metode menindih leher secara umum adalah tindakan bagus. Namun, menurutnya, keputusan soal itu ada di tangan otoritas lokal.

Namun setelah itu, Trump berkata bahwa cara ini mungkin saja “harus dilakukan” saat polisi bergulat satu lawan satu melawan tersangka.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *