Loading

Ketik untuk mencari

Afrika

Tunisia Tak Minat Ikuti Jejak Tetangganya Maroko Buka Komunikasi dengan Rezim Tel Aviv

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Kementerian Luar Negeri Tunisia telah memperjelas bahwa pihaknya tidak akan mengikuti jejak Maroko untuk menormalkan hubungan diplomatik dengan Israel, dan bahwa posisinya pada hak-hak sah Palestina tidak akan terpengaruh oleh perubahan internasional apa pun.

Kementerian, dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di halaman Facebook resminya pada hari Selasa, menepis laporan media bahwa Tunisia bermaksud untuk menjalin hubungan dengan rezim Tel Aviv, menyebut isu tersebut tidak berdasar dan bertentangan dengan posisi dan prinsip resminya terkait masalah Palestina.

“Tunisia menegaskan kembali pendirian tegas Presiden Republik, Kais Saied, yang telah beberapa kali menekankan bahwa hak-hak rakyat Palestina tidak dapat dicabut, yang terutama adalah hak mereka untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara merdeka dengan (Jerusalem) al-Quds sebagai Ibu Kotanya”, bunyi pernyataan itu.

Rakyat Tunisia merasakan solidaritas dengan rakyat Palestina dan sangat mendukung hak-hak mereka, yang telah diakui oleh berbagai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan berbagai Badan Internasional, terutama Dewan Keamanan PBB dan Majelis Umum, tambah pernyataan tersebut.

“Tunisia menegaskan kembali keyakinan penuhnya bahwa perdamaian yang adil, abadi, dan komprehensif tidak dapat dibangun di kawasan itu tanpa menerapkan keputusan internasional mengenai hak-hak rakyat Palestina untuk memulihkan tanah mereka yang dicuri dan untuk mendirikan negara merdeka mereka,” kata Kementerian itu.

“Karena Tunisia menghormati posisi kedaulatan negara lain, [Tunisia] menegaskan bahwa pendiriannya berprinsip, dan perubahan di kancah internasional tidak akan pernah memengaruhinya”, sebut pernyataan itu.

Kementerian Luar Negeri menyimpulkan bahwa Tunisia tidak akan berpartisipasi dalam inisiatif apa pun yang melanggar hak-hak persaudaraan rakyat Palestina, dan tidak tertarik untuk menjalin hubungan diplomatik dengan rezim penjajah Israel.

Tags:

Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 4096 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135