Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

[VIDEO] Aparat Israel Serang Demonstran Palestina Anti Perampasan Tanah di Tepi Barat

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, pasukan Israel menyerang ratusan warga Palestina yang mengambil bagian dalam unjuk rasa di Tepi Barat yang diduduki untuk melawan kebijakan perampasan tanah oleh rezim Tel Aviv.

Pada hari Jumat, pasukan Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet ke para pengunjuk rasa, yang berada di jalan-jalan di desa Deir Jarir, timur Kota Ramallah, untuk menyuarakan kemarahan mereka atas pembangunan pos terdepan permukiman baru di daerah tersebut.

Salah satu pengunjuk rasa dilarikan ke rumah sakit setelah kepalanya dihantam dengan peluru karet dan sejumlah lainnya mengalami sesak napas akibat menghirup gas air mata.

Unjuk rasa itu terjadi sekitar seminggu setelah pemukim Israel, di bawah perlindungan pasukan rezim, mendirikan tenda di daerah Gunung al-Shorfa dan memulai pekerjaan penggalian.

Sementara itu, puluhan warga Palestina juga ditembaki gas air mata dalam aksi serupa di desa Beit Dajan, sebelah timur Kota Nablus.

Koordinator Perlawanan Rakyat di Kafr Qaddum, Murad Shteiwi mengatakan bahwa puluhan pasukan Israel menyerbu desa dan menggunakan peluru karet untuk membubarkan aksi tersebut, menyebabkan 18 orang terluka.

Lebih dari 600.000 orang Israel tinggal di lebih dari 230 permukiman yang dibangun sejak pendudukan Israel tahun 1967 di wilayah Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur (al-Quds).

Didorong oleh kebijakan anti-Palestina dari Presiden AS Donald Trump, Israel telah meningkatkan kegiatan perluasan permukimannya yang bertentangan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2334, yang menyatakan bahwa permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur (al-Quds) adalah “pelanggaran mencolok menurut hukum internasional”.

Semua permukiman Israel ilegal menurut hukum internasional karena dibangun di atas tanah pendudukan.

Tags: