Loading

Ketik untuk mencari

Amerika Suriah

Warga Lokal Cegat dan Usir Konvoi Militer AS yang Ketahuan Berniat Merampok Cadangan Minyak dan Jarah Sumber Daya Alam Suriah

POROS PERLAWANAN – Penduduk lokal desa Abu Qasaib di provinsi timur laut Hasakah, Suriah, menghentikan konvoi militer AS pada hari Kamis dan memaksa pasukan AS untuk kembali ke pangkalan mereka, SANA melaporkan.

Iring-iringan tersebut akhirnya mundur setelah dicegat dan dipaksa untuk meninggalkan desa.

Awal bulan ini, insiden serupa terjadi di Hamo, dekat Qamishli. Dalam insiden tersebut, konvoi lima kendaraan militer AS yang sedang menuju ke desa Hamo, terpaksa mundur ketika penduduk setempat berkumpul di pos pemeriksaan dan mencegah konvoi lewat.

Juga pada akhir Maret, penduduk setempat di desa perbatasan lainnya mencegah konvoi sebelas kendaraan militer AS melewati desa mereka.

Dalam beberapa hari terakhir, Amerika Serikat telah mengirimkan truk bermuatan peralatan militer dan logistik ke Hasakah Suriah sebagai bagian dari rencananya untuk merampok cadangan minyak dan menjarah sumber daya alam di negara yang dilanda perang tersebut.

Pada hari Selasa, 14 April, SANA melaporkan bahwa terdapat konvoi yang berisi sedikitnya 40 truk, memasuki wilayah Suriah secara ilegal dengan menyeberang melalui perbatasan al-Walid. Konvoi tersebut kemudian beranjak menuju markas AS di desa Hamo, sebelah barat Qamishli.

Pada akhir Oktober 2019, Washington telah menjilat ludahnya sendiri dengan mengerahkan sekitar 500 tentara ke ladang minyak di timur laut Suriah, setelah sebelumnya berkomitmen untuk menarik seluruh pasukannya dari Suriah.

AS juga telah mengerahkan pasukan baru ke pangkalan Ain al-Asad di provinsi Anbar, Irak barat, serta sistem rudal Patriot dan sistem Counter Rocket, Artillery, dan Mortar (C-RAM) ke sejumlah pangkalan milik AS di Irak.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *